KadisDukcapil Kuansing

RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

IWAN DESAK DPRD KOTA BIMA PANGGIL DISHUB PROVINSI: ADA APA RAPAT INTERNAL DENGAN PO BUS BERBARENGAN JADWAL RDP KOMISI III?

- Penulis

Kamis, 9 April 2026 - 07:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BIMA, NTB //TintaPos.Com// – Perwakilan dari Aliansi NGO Bersatu Anti Korupsi Kota Bima, Iwan Kurniawan, melontarkan protes keras dan mendesak DPRD Kota Bima untuk segera memanggil Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP).

Desakan ini muncul setelah terungkap fakta yang sangat mencurigakan pada kemarin, Rabu, 2 Juli 2026. Di saat yang bersamaan dengan jadwal RDP Komisi III DPRD Kota Bima, Dishub Provinsi justru diketahui mengadakan Rapat Internal dengan sejumlah Pengelola Bus atau PO Bus.

Yang semakin memperkuat dugaan adanya upaya menghindar atau menyembunyikan sesuatu adalah fakta bahwa hal ini diakui langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi sendiri.

Fakta Mencurigakan: Dua Rapat di Waktu yang Sama

Iwan Kurniawan menyoroti bahwa kesamaan waktu ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan terkesan sangat disengaja dan direncanakan.

“Kemarin tanggal 2 Juli 2026 itu kan jadwal RDP Komisi III di DPRD Kota Bima. Tapi anehnya, di waktu yang persis sama, Dishub Provinsi justru mengadakan rapat internal dengan para PO Bus. Dan ini bukan isu atau fitnah, tapi pengakuan langsung dari Kadis Dishub Provinsi sendiri,” tegas Iwan dengan nada geram.

Menurut Iwan, situasi ini menimbulkan banyak tanda tanya besar. Mengapa harus memilih waktu yang berbarengan persis dengan agenda resmi di legislatif? Apakah ini bentuk upaya untuk menghindari pertanyaan kritis dari anggota dewan, atau justru ada pembahasan-pembahasan tertentu yang sengaja ditutup-tutupi dan tidak boleh diketahui oleh publik?

“Jangan Main Kucing-kucingan, Ini Soal Publik”

Iwan yang juga aktif dalam gerakan antikorupsi ini menilai, pola seperti ini sangat tidak sehat dan berpotensi menutupi kebenaran. Jika ada permasalahan atau kebijakan yang ingin dibenahi, seharusnya dilakukan secara transparan dan melibatkan fungsi pengawasan DPRD.

Baca Juga:  Apri Wilianto dari Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas Menyalurkan Uang Tunai dan Sembako ke Panti Asuhan

“Ini sangat mencurigakan. Kalau memang tujuannya baik dan demi kepentingan masyarakat, kenapa harus dilakukan diam-diam dan di saat yang bersamaan dengan jadwal di DPRD? Apa yang sebenarnya dibahas dalam rapat internal itu? Apakah ada kesepakatan-kesepakatan yang merugikan masyarakat atau justru menguntungkan pihak tertentu?” tanyanya menohok.

Ia menambahkan, transportasi adalah urusan publik yang sangat strategis dan rawan praktik korupsi serta pungutan liar. Segala bentuk pertemuan dan kebijakan harus bisa dipertanggungjawabkan secara terbuka. Praktik rapat terpisah di saat DPRD sedang bersidang justru memperkuat dugaan bahwa ada sesuatu yang disembunyikan.

Desakan Keras Kepada DPRD

Iwan Kurniawan atas nama Aliansi NGO Bersatu Anti Korupsi mendesak Pimpinan DPRD Kota Bima dan khususnya Komisi III untuk tidak tinggal diam dan membiarkan lembaga perwakilan ini dilemahkan.

“Saya desak DPRD Kota Bima, khususnya Komisi III, untuk segera mengambil sikap tegas. Panggil Dishub Provinsi, minta penjelasan yang logis dan bisa diterima akal sehat. Jangan biarkan ada permainan di belakang layar yang merugikan banyak pihak. Jangan biarkan DPRD terkesan diabaikan begitu saja,” seru Iwan.

Hingga saat ini, publik masih menantikan langkah nyata dari DPRD untuk mengusut tuntas apa yang sebenarnya terjadi dalam pertemuan tersebut, serta apa tujuan sebenarnya di balik pemilihan waktu yang sangat kontroversial itu.
Red.

Berita Terkait

Peringatan HUT ke-80 TNI AU di Lanud Sam Ratulangi Manado, berjalan tertib dan khidmat
Peringati HUT ke-80 TNI AU, Lanud Sam Ratulangi Gelar Ziarah Rombongan di TMP Kairagi
Letkol Inf Ade Rohmat Wahyudi ; Mengenalkan Profesi TNI Dan Rasa Cinta Tanah Air, TK Kartika XXl-9 Gelar Outing Class Berjalan Sukses
Harga Gas LPG 3 Kg Tembus Rp30 Ribu, Muspika Kencong Sidak Pangkalan
SISTEM YANG MATI, HATI YANG DIBUNUH: IWAN KURNIAWAN KRITIK ATAS NASIB 7 SISWA SDN 19
Diduga Pelaku PETI yang di Amankan Polsek Kuantan Hilir tak Sampai 24 Jam dibebaskan, Keterangan Resmi Belum Diberikan Kapolsek
Personel Sat Lantas Polres Banyuasin Gelar “Strong Poin Pagi”, Antisipasi Kendaraan Krodit dan Laka Lantas
Komisi II DPRD Bondowoso Kritik Dampak Alih Status PPL ke Pusat, Kinerja Dinilai Menurun
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 10:06

Peringatan HUT ke-80 TNI AU di Lanud Sam Ratulangi Manado, berjalan tertib dan khidmat

Kamis, 9 April 2026 - 10:03

Peringati HUT ke-80 TNI AU, Lanud Sam Ratulangi Gelar Ziarah Rombongan di TMP Kairagi

Kamis, 9 April 2026 - 08:29

Letkol Inf Ade Rohmat Wahyudi ; Mengenalkan Profesi TNI Dan Rasa Cinta Tanah Air, TK Kartika XXl-9 Gelar Outing Class Berjalan Sukses

Kamis, 9 April 2026 - 08:01

Harga Gas LPG 3 Kg Tembus Rp30 Ribu, Muspika Kencong Sidak Pangkalan

Kamis, 9 April 2026 - 07:59

IWAN DESAK DPRD KOTA BIMA PANGGIL DISHUB PROVINSI: ADA APA RAPAT INTERNAL DENGAN PO BUS BERBARENGAN JADWAL RDP KOMISI III?

Kamis, 9 April 2026 - 05:57

Diduga Pelaku PETI yang di Amankan Polsek Kuantan Hilir tak Sampai 24 Jam dibebaskan, Keterangan Resmi Belum Diberikan Kapolsek

Kamis, 9 April 2026 - 05:40

Personel Sat Lantas Polres Banyuasin Gelar “Strong Poin Pagi”, Antisipasi Kendaraan Krodit dan Laka Lantas

Kamis, 9 April 2026 - 03:19

Komisi II DPRD Bondowoso Kritik Dampak Alih Status PPL ke Pusat, Kinerja Dinilai Menurun

Berita Terbaru