Tolitoli, //Tintapos.com// – Kepolisian Resor Tolitoli terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan dan mahasiswa.
Melalui Satuan Intelkam, Polres Tolitoli menggelar pertemuan silaturahmi bersama sejumlah Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) mahasiswa di Kabupaten Tolitoli, Selasa (12/5/2026) sekitar pukul 20.50 Wita.
Kegiatan yang berlangsung di Warkop Perempatan, Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Baru, Kecamatan Baolan, itu dipimpin langsung oleh Kasat Intelkam Polres Tolitoli AKP Army Casriyanto. Turut hadir Kanit Sosial Budaya Satintelkam serta jajaran pengurus organisasi mahasiswa.
Sejumlah organisasi yang hadir antara lain Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tolitoli, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Tolitoli, dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Tolitoli beserta para kadernya.
Dalam kesempatan tersebut, AKP Army Casriyanto menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai agen perubahan dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba.
Menurutnya, pemberantasan narkotika tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada aparat penegak hukum. Dukungan aktif dari kalangan mahasiswa dan pemuda dinilai menjadi faktor penting dalam memutus mata rantai peredaran narkoba.
“organisasi mahasiswa memiliki posisi strategis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai dampak negatif penyalahgunaan narkoba terhadap masa depan individu maupun lingkungan sosial”
Selain itu, Polres Tolitoli juga membuka ruang kolaborasi melalui pertukaran informasi terkait aktivitas mencurigakan yang berpotensi berkaitan dengan peredaran narkoba. Informasi tersebut dapat disampaikan secara langsung maupun melalui layanan pengaduan Kepolisian 110.
Dalam pertemuan itu, AKP Army turut mendorong lahirnya inovasi kreatif berupa konten edukasi digital yang dapat disebarluaskan melalui media sosial. Langkah ini dinilai efektif menjangkau kalangan muda dengan pendekatan yang lebih komunikatif.
Sementara itu, perwakilan organisasi mahasiswa menyambut baik inisiatif Polres Tolitoli tersebut. Mereka menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dalam kegiatan edukasi dan sosialisasi sebagai bagian dari gerakan bersama melawan penyalahgunaan narkoba.
Para mahasiswa juga berharap aparat kepolisian terus meningkatkan langkah penegakan hukum terhadap jaringan peredaran narkotika guna menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif di Kabupaten Tolitoli.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi fondasi awal bagi penguatan sinergi antara kepolisian dan organisasi kepemudaan dalam mewujudkan Kabupaten Tolitoli yang bebas dari penyalahgunaan narkoba.





















