RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut 1 Muharram 1448 H di Cibinong

- Penulis

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR – Ribuan warga dari berbagai kalangan memadati kawasan sepanjang rute dari Masjid Baitul Faizin menuju Masjid Nurul Wathon, Cibinong, dalam rangka pawai obor menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Senin (15/6/2026) malam. Kegiatan berlangsung meriah namun tetap khidmat, menjadi simbol kebersamaan umat Islam serta semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.

Mewakili Bupati Bogor, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika hadir dan melepas peserta pawai. Ia mengatakan bahwa pawai obor merupakan tradisi yang telah mengakar di tengah masyarakat dalam menyambut malam pergantian tahun Hijriah.
Menurutnya, selain menjadi bagian dari syiar Islam, pawai obor juga memiliki makna filosofis yang mendalam sebagai simbol cahaya yang menuntun manusia dari kegelapan menuju jalan yang benar.

“Obor pada hakikatnya adalah cahaya. Islam diturunkan untuk membawa manusia dari kegelapan menuju terang benderang. Karena itu, pawai obor ini menjadi simbol semangat hijrah, agar di tahun yang baru kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih bermanfaat bagi sesama,” ujar Ajat.

Ia menjelaskan, rute pawai yang dimulai dari Masjid Baitul Faizin dan berakhir di Masjid Nurul Wathon dipilih sebagai simbol penguatan peran masjid dalam kehidupan masyarakat. Keberangkatan dari Masjid Baitul Faizin juga menjadi pengingat pentingnya menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat serta penguatan nilai-nilai keagamaan.

Ajat mengungkapkan, panitia awalnya menargetkan sekitar 3.000 peserta. Namun antusiasme masyarakat yang hadir melampaui perkiraan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor, Kementerian Agama, unsur kecamatan dan kelurahan, hingga masyarakat umum.

“Alhamdulillah antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Seluruh perangkat daerah ikut berpartisipasi, begitu juga unsur kecamatan, kelurahan, dan masyarakat. Ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap tradisi keagamaan masih sangat kuat di Kabupaten Bogor,” katanya.

Baca Juga:  ANALISIS MENDALAM: M. ISTAS SETIAWAN S,Sos. MANTAN KETUA LDK UNIVERSITAS MBOJO BIMA BEBERKAN ALASAN MENGAPA PEMEKARAN PULAU SUMBAWA "HARUS" TERJADI

Ia menambahkan, tradisi pawai obor tidak hanya berlangsung di kawasan Cibinong. Di berbagai wilayah Kabupaten Bogor, masyarakat juga secara swadaya menggelar kegiatan serupa sebagai bentuk rasa syukur dan kegembiraan menyambut datangnya Tahun Baru Islam.

“Ini sudah menjadi tradisi masyarakat Kabupaten Bogor. Tanpa instruksi pun masyarakat memiliki kesadaran dan panggilan hati untuk menyambut Tahun Baru Hijriah dengan kegiatan-kegiatan yang positif dan bernilai religius,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ajat berharap momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dapat menjadi sarana introspeksi dan penguatan persatuan di tengah masyarakat. Ia mengajak seluruh warga untuk terus menjaga kerukunan serta meningkatkan kualitas kehidupan, baik secara spiritual maupun sosial.

“Harapan kami, di bawah kepemimpinan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, dan Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, Kabupaten Bogor semakin kondusif, semakin maju, dan masyarakatnya semakin dewasa secara spiritual maupun sosial,” ungkapnya.

Ajat juga berharap semangat hijrah yang dibawa Tahun Baru Islam dapat menjadi energi positif bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menghadirkan kebaikan dan bersama-sama mewujudkan Kabupaten Bogor yang sejahtera, madani, dan beradab.

Pawai obor yang berlangsung sepanjang malam tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Kabupaten Bogor. Selain mempererat ukhuwah Islamiyah, kegiatan ini juga menjadi bukti kuatnya tradisi religius yang terus terjaga dan diwariskan oleh masyarakat dari generasi ke generasi. [Al Mujahid]

Berita Terkait

Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Kunjungi Posko Karhutla 04 Sako, Kapolres Banyuasin Beri Dukungan dan Apresiasi kepada Petugas
Pangdam XIX Tuanku Tambusai Tinjau Jembatan Perintis Garuda, Perkuat Akses Warga Rohil
Kaposek Kuantan Hilir Lakukan Restorative Justice (RJ) Kedua Belah Pihak Sepakat Berdamai
Aktivitas PETI Merajalela, Kapolres Pasaman Barat Masih Diam Saat Dikonfirmasi
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:28

Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:32

RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:56

WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:55

Kunjungi Posko Karhutla 04 Sako, Kapolres Banyuasin Beri Dukungan dan Apresiasi kepada Petugas

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:50

Pangdam XIX Tuanku Tambusai Tinjau Jembatan Perintis Garuda, Perkuat Akses Warga Rohil

Kamis, 27 Agustus 2026 - 05:44

Kaposek Kuantan Hilir Lakukan Restorative Justice (RJ) Kedua Belah Pihak Sepakat Berdamai

Kamis, 27 Agustus 2026 - 05:04

Aktivitas PETI Merajalela, Kapolres Pasaman Barat Masih Diam Saat Dikonfirmasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 04:40

Ikhtiar Hadapi Kemarau dan Ancaman Karhutla, Polda Sumsel Gelar Sholat Istisqo

Berita Terbaru