Bondowoso//Tintapos.com// – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso akan memberangkatkan sebanyak 916 orang jemaah calon haji (JCH) pada musim haji 2026.
Jumlah ini bertambah 14 orang dibandingkan data pada Januari 2026 sebanyak 902 JCH berangkat haji ke Mekkah Arab Saudi
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Bondowoso, Astono mengatakan, penambahan JCH Bondowoso musim haji 2026 itu dampak kebijakan perubahan penetapan kuota haji secara nasional oleh Kemenhaj RI.
Sebelumnya penetapan kuota haji berdasarkan jumlah penduduk muslim di satu daerah, kini diubah berdasarkan daftar tunggu atau waiting list.
Kebijakan perubahan penetapan kuota haji ini memberikan keuntungan Jawa Timur, yang secara keseluruhan mendapat tambahan sekitar 7.000 JCH pada musim haji 2026. Sehingga, kuota haji Bondowoso yang tadinya 902 JCH bertambah jadi 916 JCH,” kata Astono,Selasa 7/4/2026.
JCH Pengganti Ikuti Daftar Tunggu Jatim
Jumlah 916 JCH berangkat haji pada musim haji 2026 itu, jelas dia, bersifat tetap dan tidak akan berkurang, meskipun nantinya ada JCH meninggal dunia, sakit, atau mengundurkan diri.
Karena, Kantor Kemenhaj Bondowoso sudah menyiapkan skema JCH cadangan yang jumlahnya mencapai 40 persen dari total kuota haji Bondowoso 2026.
“Pengisian kursi kosong JCH mengikuti aturan tingkat provinsi. Sehingga, JCH cadangan sesuai daftar tunggu dibawahnya naik menggantikan. Jadi, JCH cadangan pengganti tidak harus asal Bondowoso, tapi bisa daerah lain berdasarkan urutan daftar tunggu JCH di Jawa Timur,” jelasnya.
JCH Bondowoso Terbagi Tiga Kloter
Dengan bertambah menjadi 916 JCH, Astono menerangkan, pemberangkatan JCH Bondowoso pada musim haji 2026 masuk gelombang dua terbagi tiga kelompok terbang (kloter) Embarkasi Juanda Surabaya.
Yakni, Kloter 85 dan 86 berangkat pada 13 Mei 2026 dan Kloter 87 berangkat pada 14 Mei 2026.
Jadi, menyisakan sebulan lagi sebanyak 916 JCH Bondowoso berangkat haji. Namun, seluruh urusan birokrasi dan dokumen perjalanan haji seperti pelunasan Bipih, paspor, visa, dan pemeriksaan kesehatan telah selesai 100 persen. Sekarang JCH tinggal menunggu jadwal pengambilan koper sebelum memasuki masa karantina dan keberangkatan menuju asrama haji Surabaya,” terangnya.
(Eko,Tp)






















