Bondowoso, //Tintapos.com// – Sebanyak 162.275 warga Bondowoso menerima bantuan pangan (Bapang) alokasi Februari dan Maret 2026 yang mulai disalurkan secara bertahap oleh Bulog Cabang Bondowoso sejak Rabu hingga Minggu, 16–27 April 2026. Penyaluran tahap awal menyasar delapan kecamatan, sementara sisanya dijadwalkan pada Mei 2026.
Delapan kecamatan yang menerima pada tahap pertama yakni Tenggarang, Bondowoso, Grujugan, Curahdami, Tegalampel, Taman Krocok, Wringin, dan Klabang. Adapun kecamatan lainnya akan menyusul pada bulan Mei, dengan jadwal yang akan dikoordinasikan bersama pemerintah daerah.
InsyaAllah disalurkan bulan Mei, jadwal nanti kami diskusikan dengan Pemerintah Daerah dan akan disampaikan lebih lanjut melalui surat kepada Bupati, Sekda dan jajaran serta OPD dan Forkopimda,”
ujar Wakil Pimpinan Bulog Cabang Bondowoso, Tirto Panji Prasetyo ke Tintapos.com
Selasa 21/4/2026
Panji menjelaskan, setiap penerima bantuan pangan (PBP) mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Secara total, Bulog menyiapkan 3.245.500 kilogram beras dan 649.100 liter minyak goreng untuk memenuhi kebutuhan bantuan tersebut.
“Masing-masing mendapatkan 20 kg beras dan 4 liter minyak,” jelasnya.
Ia menambahkan, bantuan minyak goreng bukan kali pertama diberikan. Pada penyaluran sebelumnya, yakni Oktober dan November 2025, komoditas serupa juga telah disalurkan kepada masyarakat.
Terkait ketersediaan, Panji memastikan stok beras di gudang Bulog dalam kondisi aman dan mencukupi untuk kebutuhan penyaluran bantuan di seluruh wilayah Bondowoso yang mencakup 23 kecamatan, 209 desa, dan 10 kelurahan.
“Stok beras masih aman dan memadai,” tegasnya.
Menurutnya, data penerima bantuan bersumber dari Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial yang kemudian diteruskan ke Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan menjadi dasar penugasan kepada Bulog.
Bulog menerima penugasan dari Bapanas untuk menyalurkan Bantuan Pangan dengan sumber data dari DTSEN Kemensos tersebut,” ungkapnya.
Panji juga memastikan sebelum penyaluran dilakukan, kualitas dan kuantitas beras serta minyak goreng telah melalui proses pengecekan bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Bondowoso
(Eko,Tp)






















