KadisDukcapil Kuansing

RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

DPRD Kuansing

Pj Kades Koto Sentajo Kecamatan Sentajo Raya H. Bahasa, A. Md

Humas Aliansi Cyber Pers Aktivis Indonesia Hari Pahlawan, Momentum Merawat Semangat Perjuangan dan Menolak Lupa

- Penulis

Senin, 10 November 2025 - 01:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang //TintaPos.Com//, 10 November 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional, Humas Aliansi Cyber Pers Aktivis Indonesia (ACPAI) menyampaikan seruan moral kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan momen ini sebagai ajang refleksi nasional atas makna perjuangan dan pengorbanan para pahlawan bangsa.

Hari Pahlawan bukan hanya ritual tahunan, tetapi momentum mempertegas komitmen bersama untuk menjaga semangat persatuan, kejujuran, dan keberanian sebagaimana diwariskan oleh para pejuang kemerdekaan. Semangat “merdeka atau mati” yang berkobar pada 10 November 1945 di Surabaya adalah simbol keberanian rakyat Indonesia melawan penindasan dan mempertahankan martabat bangsa.

Humas ACPAI menilai bahwa semangat perjuangan para pahlawan harus diteruskan dalam bentuk perjuangan intelektual dan moral di era digital saat ini. Pemuda tidak lagi berperang dengan senjata, tetapi dengan pikiran yang kritis, integritas, dan keberanian menyuarakan kebenaran di tengah derasnya arus informasi yang kerap memecah persatuan.

> “Menjadi pahlawan di masa kini berarti berani menjaga nilai kejujuran, kebenaran, dan persatuan di tengah kemerosotan moral dan kepentingan politik praktis,” tegas Ziqro Fernando, Kepala Humas ACPAI.

Baca Juga:  PPL Tinjau Perkembangan Pertumbuhan Tanaman Jagung Pipil BUMDES Surya Amanah Desa Pulau Busuk Jaya

Dalam konteks perdebatan publik terkait rencana pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 RI Soeharto, ACPAI menegaskan perlunya kehati-hatian dan kedalaman kajian moral serta sejarah. Penganugerahan gelar kehormatan tidak seharusnya diputuskan secara politis tanpa mempertimbangkan luka sejarah yang masih dirasakan oleh sebagian rakyat Indonesia.

> “Pahlawan bukan hanya soal jabatan dan kekuasaan masa lalu, tetapi tentang jejak moral dan kemanusiaan yang ditinggalkan bagi generasi berikutnya,” tambah Ziqro.

ACPAI juga mengingatkan bahwa Hari Pahlawan adalah saat untuk menolak lupa terhadap nilai-nilai perjuangan dan penderitaan rakyat di masa lalu, sekaligus membangun kesadaran baru tentang tanggung jawab generasi penerus dalam menjaga kedaulatan bangsa dari segala bentuk penjajahan modern, termasuk disinformasi dan korupsi moral.

> “Semangat para pahlawan harus menjadi energi kolektif untuk melawan ketidakadilan, menjaga integritas bangsa, dan memperjuangkan kebenaran di semua lini kehidupan,” tutup Ziqro Fernando.***

Berita Terkait

Pengawasan Ketat Seleksi CAT Tahap II SMA KTB di Banyuasin Berjalan Lancar
Jaksa Agung ST Burhanudin Akui Masih Banyak Aset Sitaan Justru Digunakan oleh Oknum Jaksa
Jelang Libur Idul fitri 2026, Pemerintah Luncurkan Paket Stimulus Ekonomi I-2026
Survei : 79,9 Persen Publik Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo
Laksanakan Instruksi Presiden Prabowo Subianto,TNI-Polri dan Jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi, Turun Langsung Membersihkan sampah
Gerindra Genap 18 Tahun, Andre Rosiade Tegaskan Komitmen Aksi Nyata untuk Masyarakat Sumbar
BEM PTNU DIY: Satu Abad Masehi NU, Saatnya Meneguhkan Khittah dan Menatap Abad Kedua dengan Jernih
Cegah Stunting, Pemdes Siberobah, Bagikan PMT untuk Balita dan Ibu Hamil
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 07:36

Konferensi Pers Ungkap Kasus Pembunuan Berencana di Desa Gaung Asam

Kamis, 19 Februari 2026 - 06:09

Analisis Mendalam dan Terstruktur Mengenai Fenomena Penolakan Masyarakat Terhadap Pengambilalihan Tanah untuk Proyek Pemerintah

Rabu, 18 Februari 2026 - 11:41

Peguyuban Masyarakat Anti Korupsi Indonesia NTB Sorot Proyek SPAM Kota Bima: Potongan Harga 20% Dinilai Berisiko Turunkan Kualitas Layanan

Rabu, 18 Februari 2026 - 08:35

Istiqomah Hingga Akhir di Lokasi Bencana, Tim UAR Jabar Terharu Tinggalkan Pasirlangu

Rabu, 18 Februari 2026 - 05:48

Kamuflase Ojek di Pangkalan Terlibat Dalam Jaringan Kurir Narkoba 15 Kilogram di Asahan

Rabu, 18 Februari 2026 - 03:39

Imam Plur Ragukan Pemenang Tender Ruang Rawat Inap RSUD kota bima, Tak Miliki SBU Gedung Kesehatan

Rabu, 18 Februari 2026 - 02:39

Jama’ah Muslimin Tetapkan Awal Ramadhan Jatuh Pada 18 Februari 2026 Berdasarkan Rukyat Global

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:31

Bhabinkamtibmas Polsek Tungkal Ilir Gencarkan Sosialisasi Program P2B Dukung Swasembada Pangan Nasional

Berita Terbaru