RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Istiqomah Hingga Akhir di Lokasi Bencana, Tim UAR Jabar Terharu Tinggalkan Pasirlangu

- Penulis

Rabu, 18 Februari 2026 - 08:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG BARAT //TintaPos.Com// – Suasana haru menyelimuti akhir penugasan Tim Relawan Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) Wilayah Jawa Barat di lokasi bencana tanah longsor Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Setelah Operasi SAR resmi ditutup, Sabtu (14/2/2026), para relawan berpamitan dengan warga dan keluarga korban yang selama berminggu-minggu menjadi bagian dari keseharian mereka.

Sejak hari pertama bencana hingga penutupan operasi oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Tim UAR tetap istiqomah menjalankan tugas kemanusiaan bersama unsur SAR gabungan lainnya. Tim berjumlah 10 orang ini dipimpin M. Encep Zarkasih bersama Aris Rismanto, Uci Sanusi, Muhammad Ihsan, Aldi, Faiz, Rizki Ramdhani, Epul Saifullah, serta dua personel UAR Korwil Jabodetabek Banten, Miftahul Haq dan Maulana Yusuf Hizbullah.

Sebelum meninggalkan lokasi, para relawan bersama keluarga korban dan relawan lain menggelar doa bersama dipimpin Encep Zarkasih di salah satu titik yang diyakini masih terdapat korban yang belum ditemukan. Doa itu menjadi momen perpisahan yang penuh haru setelah 22 hari kebersamaan di tengah duka.

Mewakili tim, Encep Zarkasih mengungkapkan bahwa pengalaman di lapangan meninggalkan kesan mendalam, terutama kebersamaan lintas lembaga dalam misi kemanusiaan.

“Di lapangan terasa sekali kekompakan tim rescue dari berbagai unsur. Kami sering terharu melihat keluarga korban yang menanti dari kejauhan. Saat istirahat, mereka memohon agar anak, istri, suami, atau cucunya bisa ditemukan. Di situ kami merasa kehadiran relawan benar-benar berarti bagi mereka,” tuturnya.

Pria yang kerap disapa dengan Abah Encep itu menambahkan, posko UAR di serambi masjid menjadi ruang silaturahmi para relawan Jawa Barat sekaligus sarana dakwah dan penguatan spiritual. Di tengah beratnya tugas, kebersamaan itu menjadi energi tersendiri bagi para relawan.

Baca Juga:  Dpd Ganisa Kota Bekasi Bersama Dpp Jalin Silaturahmi Dan Buka Puasa Bersama

Medan longsoran yang labil, lumpur yang licin, serta cuaca yang kerap berubah menjadi tantangan serius selama operasi berlangsung. Namun, kondisi tersebut justru menguatkan kedisiplinan tim dalam menerapkan standar operasional prosedur (SOP) dan keselamatan kerja.

“Medan sangat berat dan berbahaya. Tapi di situ kami merasakan nikmatnya kehati-hatian, disiplin SOP, dan rasa syukur setiap kali korban berhasil ditemukan,” ujarnya.

Hubungan emosional antara relawan dan warga terdampak pun terjalin erat. Saat tim berpamitan pulang, banyak warga dan penyintas tak kuasa menahan air mata. Kebersamaan yang terjalin selama operasi meninggalkan kenangan mendalam bagi kedua belah pihak.

Dalam pesannya, Ketua Tim UAR Jawa Barat menekankan pentingnya peningkatan disiplin mematuhi SOP, penggunaan alat pelindung diri (APD) yang memadai, serta peningkatan pengetahuan pencarian di medan berat. Selain itu, kepekaan terhadap keselamatan diri, tim, serta keluarga korban harus terus ditingkatkan.

“Semua harus dibarengi dengan mendekatkan diri kepada Allah, memperbanyak dzikir, dan menyadari betapa lemahnya manusia di hadapan kebesaranNya,” pesan Abah Encep yang juga Ketua Korwil Jawa Barat.

Dengan berakhirnya Operasi SAR Pasirlangu, para relawan kembali ke daerah masing-masing membawa pengalaman berharga, pelajaran kemanusiaan, serta tekad untuk terus hadir membantu masyarakat dalam setiap musibah yang terjadi. UAR terus bergerak untuk kemanusiaan. [Al Mujahid]

Berita Terkait

Aktivitas PETI Menggunakan Alat Berat di Kelurahan Muara Lembu, diduga Milik Rauf Tak Tersentu Hukum, APH Diminta Tindak Tegas..
Membongkar Skandal Pajak ‘Siluman’ BPKAD Kota Bima: Diduga Jadi Modus Amankan Mafia Tanah Reklamasi Amahami!.p
LPPK-NTB AKSI DI BRI CABANG BIMA: TOLAK PRAKTIK ASURANSI YANG TAK BERDASAR HUKUM DAN MERUGIKAN MASYARAKAT ,HANYA MENGUNTUNGKAN BANK
Pengurus Pusat UAR Tegaskan Pembentukan Satgas Nasional Penanggulangan Bencana Kekeringan
Direktur Adomart Yudi Siswanto Resmikan Cabang Ketiga di Jati, Perluas Layanan untuk Masyarakat Kota Padang
Residivis Curanmor Ditangkap, Polda Sumsel Bongkar Penipuan Digital Berkedok Bhayangkara Run 2026
Jelang Panen Raya, Kelompok Tani Kembang Harapan Gelar Syukuran di Pulau Busuk Jaya
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:03

Aktivitas PETI Menggunakan Alat Berat di Kelurahan Muara Lembu, diduga Milik Rauf Tak Tersentu Hukum, APH Diminta Tindak Tegas..

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:31

Saat Audensi,Dinas Dikpora Bima Dituduh Hindari Tanggung Jawab: Berlindung di Balik Aturan yang Belum Sah untuk Program Revitalisasi Sekolah

Senin, 20 Juli 2026 - 23:02

Sengketa Bantuan Pendidikan SMPN 8 Lambu TA 2026: Dinas Dikbudpora Bima Tegaskan Prosedur, BAPEKA-NTB Sorot Potensi Penyimpangan

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:40

Membongkar Skandal Pajak ‘Siluman’ BPKAD Kota Bima: Diduga Jadi Modus Amankan Mafia Tanah Reklamasi Amahami!.p

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:57

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:38

Pengurus Pusat UAR Tegaskan Pembentukan Satgas Nasional Penanggulangan Bencana Kekeringan

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:18

Direktur Adomart Yudi Siswanto Resmikan Cabang Ketiga di Jati, Perluas Layanan untuk Masyarakat Kota Padang

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:17

Residivis Curanmor Ditangkap, Polda Sumsel Bongkar Penipuan Digital Berkedok Bhayangkara Run 2026

Berita Terbaru

Berita

Sabtu, 18 Jul 2026 - 16:57