RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

- Penulis

Senin, 7 September 2026 - 15:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIMA

– //Tintapos.com//

SENIN, 7 SEPTEMBER 2026

Setelah bertahun-tahun menjadi korban, Gazali akhirnya berani angkat suara dan menyampaikan pernyataan sikap tegas atas segala perlakuan buruk yang dialaminya dari tangan Muhammad Tofan, pelaku praktik pinjaman ilegal yang merugikan banyak warga.

Sejak tahun 2024 hingga 2026, Gazali terus-menerus digerogoti oleh skema utang berbunga yang melambung tinggi. Awalnya terjebak oleh tawaran manis dan janji-janji yang disampaikan Tofan, ia tak menyangka perlahan-lahan terjebak dalam lingkaran setan: pinjaman puluhan juta rupiah, namun bunga dan biaya tambahan yang dipasang membengkak hingga mencapai ratusan juta rupiah.

“Sudah terlalu lama saya diam, tapi ini sudah keterlaluan. Bayangkan, utang pokok saja jauh di bawah jumlah yang diminta, tapi yang harus dibayar terus bertambah tanpa henti. Uang yang sudah saya serahkan bahkan sudah berkali-kali lipat dari nilai yang dipinjam,” tegas Gazali.

Selain beban keuangan yang menghancurkan, penderitaan Gazali justru bertambah berat. Ia terus dihina, diancam, dan diintimidasi. Bahkan Tofan tak segan-segan menyewa orang-orang untuk datang ke kediamannya hingga tengah malam, menagih dengan cara kasar dan menakutkan seluruh anggota keluarga. Tekanan psikis ini membuat rumah tangga dan ketenangan hidupnya terancam rusak.

Baca Juga:  Kapolda Sumsel Hadiri Pembukaan Pengajian Ramadhan 1447 H di Griya Agung

Namun kini, Gazali tak lagi sendirian. Dukungan penuh dari istri tercinta serta berbagai lembaga pengawas sosial dan hukum di Nusa Tenggara Barat memberinya kekuatan untuk bangkit dan tidak membiarkan kejahatan ini berlanjut.

“Saya tidak akan tinggal diam lagi. Perlakuan bejat ini harus dihentikan. Tofan adalah rentenir penghisap darah masyarakat, dan saya akan mengusut tuntas segala perbuatannya sampai ke akar-akarnya,” ucap Gazali dengan tekad bulat.

Untuk itu, kini tiga jalur hukum sekaligus sudah disiapkan dan menjadi Laporan pertama yaitu dugaan pengancaman dan pemerasan langsung ke kepolisian atas tindakan intimidasi dan penagihan dengan kekerasan, Laporan kedua: BAPEKA-NTB secara resmi melaporkan praktik pinjaman ilegal tanpa izin yang merugikan publik, melanggar aturan keuangan negara,Laporan ketiga: Laskar NTB mengajukan laporan pelanggaran kode etik serta penyalahgunaan jabatan dan status kepegawaian yang dimiliki pelaku.

Gazali menegaskan, langkah ini bukan sekadar untuk dirinya sendiri  melainkan agar kasus serupa tidak lagi menimpa warga lain. Agar setiap orang tahu: memeras, memanfaatkan kesulitan orang lain, dan menjadikan utang sebagai alat kekuasaan semena-mena, tidak akan pernah dibiarkan tanpa balas hukum.

Red.

 

Berita Terkait

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.
ALIANSI MASYARAKAT BERSATU GONCANGKAN DIKPORA DAN BKPSDM KOTA BIMA: TEGAKKAN HUKUM TERHADAP OKNUM GURU YANG JADI RENTENIR ILEGAL
KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL
ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA
BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.
DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  
RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN
BAPEKA-NTB: BERDASARKAN DATA BPJS KETENAGAKERJAAN BIMA — PT PRIBUMI CAHAYA AGUNG UTAMA HANYA BERI 2 DARI 4 PROGRAM JAMINAN SOSIAL, ANCAMAN PENUTUPAN OPERASIONAL
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 11:13

Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres

Rabu, 2 September 2026 - 01:39

Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:28

Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:32

RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:56

WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:55

Kunjungi Posko Karhutla 04 Sako, Kapolres Banyuasin Beri Dukungan dan Apresiasi kepada Petugas

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:50

Pangdam XIX Tuanku Tambusai Tinjau Jembatan Perintis Garuda, Perkuat Akses Warga Rohil

Kamis, 27 Agustus 2026 - 05:44

Kaposek Kuantan Hilir Lakukan Restorative Justice (RJ) Kedua Belah Pihak Sepakat Berdamai

Berita Terbaru