RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Temukan Belasan Kasus Suspek Campak, Dinkes Bondowoso Gencarkan Imunisasi

- Penulis

Rabu, 15 April 2026 - 02:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bondowoso, //Tintapos.com// – Dinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso menggencarkan layanan imunisasi campak di rumah sakit, puskesmas, posyandu, hingga bidan desa. Ini dilakukan Dinkes setelah ditemukan 17 kasus suspek campak di Bondowoso pada Maret 2026.

Kepala Dinkes Bondowoso, Mochammad Jasin, mengatakan, Dinkes menggencarkan layanan imunisasi campak di rumah sakit, puskesmas, posyandu, hingga bidan desa itu selama April 2026. Dengan menyasar bayi di bawah dua tahun ( baduta) dan bayi di bawah lima tahun ( balita).

“Jumlah baduta sasaran imunisasi campak sebanyak 82 anak dan jumlah balita sasaran imunisasi campak sebanyak 138 anak yang tersebar di sejumlah kecamatan di Bondowoso,” kata Dokter Jasin, panggilan akrabnya, Selasa, 14 April 2026.

Dari jumlah dua sasaran tersebut, menurut dia, capaian imunisasi campak di Bondowoso hingga memasuki pekan kedua April 2026 telah mencapai 97,01 persen.

“Angka capaian ini memang belum 100 persen, tapi sudah sesuai target dari Kemenkes RI,” ujar mantan Wakil Direktur RSUD dr Koesnadi Bondowoso itu.

Baca Juga:  DPRD Kalteng dan PKB Perkuat Koordinasi untuk Optimalisasi Fungsi Legislasi Daerah

Dokter Jasin juga menjelaskan, layanan imunisasi campak digencarkan Dinkes selama April 2026 diberikan gratis. Ini karena, ketersediaan vaksin Measles-Rubela (MR) untuk pencegahan campak yang dimiliki Dinkes Bondowoso mencapai 7.730 dosis yang cukup untuk kebutuhan imunisasi sepanjang 2026.

“Oleh karena itu, saya mengimbau masyarakat Bondowoso untuk imunisasi campak baduta dan balitanya di rumah sakit, puskesmas terdekat, posyandu, atau bidan desa. Ini untuk meningkatkan kekebalan dan melindungi anak dari penyakit campak,” jelasnya.

Dokter Jasin mengungkapkan, temuan 17 kasus suspek campak pada Maret 2026, tersebar di delapan kecamatan. Namun, temuan kasus itu masih dugaan dan belum terkonfirmasi positif campak.

“Sampel kasus suspek campak itu telah dikirim ke Dinkes Jatim untuk uji laboratorium dan hasilnya masih kita tunggu. Sedangkan kondisi anak-anak yang diduga suspek campak, kini sudah sehat dan membaik,” ungkapnya.

(Eko,Tp)

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru