KadisDukcapil Kuansing

RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

SAKSI MATA KLAIFIKASI: YANG DIGREBEK BUKAN OKNUM POLISI, POLISI HADIR LINDUNGI KORBAN

- Penulis

Rabu, 15 April 2026 - 15:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BIMA //TintaPos.Com// – Isu yang sekarang ini beredar luas di media sosial informasi terkait adanya penggerebekan dugaan perselingkuhan yang melibatkan oknum kepolisian. Namun, informasi tersebut kini diklarifikasi oleh saksi mata yang mengetahui langsung kronologi kejadian.

Saksi mata yang dikenal dengan nama akun Facebook Bang Jack memberikan penjelasan rinci melalui pesan WhatsApp kepada wartawan tintapos.com, guna meluruskan isu yang berkembang di masyarakat.

Menurut Bang Jack, pihak yang tertangkap dalam kamar saat penggerebekan tersebut bukanlah oknum kepolisian. Yang hadir dan bertindak sebagai aparat justru adalah keluarga dari suami yang menjadi korban perselingkuhan tersebut.

“Yang berkaitan dengan isu media sosial terkait dugaan bahwa yang digrebek itu bukan oknum polisi. Oknum polisi tersebut adalah keluarga dari suami yang diselingkuhi. Namun yang digrebek tersebut bukan oknum kepolisian,” jelas Bang Jack dalam pesannya.

Lebih jauh, Bang Jack menjelaskan peran aparat yang hadir di lokasi. Menurutnya, kehadiran personel polisi tersebut dalam kapasitas tugasnya untuk melakukan perlindungan dan pengamanan terhadap pihak korban, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan atau tindakan anarkis saat penggerebekan berlangsung.

Baca Juga:  Gegara Pelantikan Koni Pasbar Ricuh, Ketua Pelaksana Laporkan Pembuat Keributan ke Polisi

“Jadi oknum tersebut secara tugas sebagai kepolisian melakukan perlindungan terhadap pihak korban, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Dijelaskan pula, berdasarkan pengakuannya, pada saat kejadian berlangsung, kedua orang yang berada di dalam kamar tersebut memang dalam keadaan tertutup dan sedang berduaan. Namun, status salah satu pihak sebagai anggota polisi adalah tidak benar.

“Karena pada saat penggerebekan tersebut menurut pengakuannya, kedua orang yang digrebek kamarnya dalam keadaan tertutup dan sedang berduaan,” tambahnya.

Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang sempat menimbulkan kesalahpahaman di publik, bahwa personel polisi yang hadir bertindak sesuai tugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban, bukan sebagai pihak yang terlibat dalam kasus perselingkuhan tersebut.

(Red)

Berita Terkait

Penimbun BBM Pertalite,Di Tangkap Satreskrim Polres Situbondo
Diduga Inisial ND Pemilik Beberapa Unit Rakit Dompeng Masih Bebas Melakukan Aktivitas PETI, APH diminta Tindak Tegas
Terkait Postingan Viral, Mitra SPPG OI TUI, Erni Wati : Penyajian Makanan telah Memenuhi Ketentuan Gizi, Pihaknya Laporkan Masalah ini Keranah Hukum
Tim SAR Gabungan Temukan Remaja Penyelam Meninggal di Perairan Sangihe
BOMBASTIS! PROYEK SUNGAI RP 147 MILIAR DIDUGA KORUPSI, KERUGIAN NEGARA DIPERKIRAKAN CAPAI RP 5 MILIAR
Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino Kunjungi Polsek Tungkal Ilir, Salurkan Bantuan Sosial hingga Tebar Benih Ikan
Dinamika Organisasi TNI AL, Penyegaran Jabatan di KRI Kakap-811 Berjalan Lancar
Parah, Laporan Dugaan Perbuatan Tidak Menyenangkan di Polres Minsel Berpotensi Terhenti: Diduga Ada Intervensi
Berita ini 152 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 09:28

Penimbun BBM Pertalite,Di Tangkap Satreskrim Polres Situbondo

Jumat, 17 April 2026 - 09:10

Diduga Inisial ND Pemilik Beberapa Unit Rakit Dompeng Masih Bebas Melakukan Aktivitas PETI, APH diminta Tindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 - 06:33

Terkait Postingan Viral, Mitra SPPG OI TUI, Erni Wati : Penyajian Makanan telah Memenuhi Ketentuan Gizi, Pihaknya Laporkan Masalah ini Keranah Hukum

Jumat, 17 April 2026 - 06:27

Tim SAR Gabungan Temukan Remaja Penyelam Meninggal di Perairan Sangihe

Jumat, 17 April 2026 - 04:44

BOMBASTIS! PROYEK SUNGAI RP 147 MILIAR DIDUGA KORUPSI, KERUGIAN NEGARA DIPERKIRAKAN CAPAI RP 5 MILIAR

Kamis, 16 April 2026 - 15:28

Dinamika Organisasi TNI AL, Penyegaran Jabatan di KRI Kakap-811 Berjalan Lancar

Kamis, 16 April 2026 - 15:25

Parah, Laporan Dugaan Perbuatan Tidak Menyenangkan di Polres Minsel Berpotensi Terhenti: Diduga Ada Intervensi

Kamis, 16 April 2026 - 13:42

Aksi Unjuk Rasa di Depan Pemkot, Kritik “Top Pembina BUMD” di Tengah Duka SPBE Cimuning

Berita Terbaru