RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Pemda Tolitoli Petakan Komunitas Adat Terpencil di 9 Desa, Data Diperbarui untuk Intervensi Tepat Sasaran

- Penulis

Senin, 20 April 2026 - 15:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TOLITOLI, //Tintapos.com// – Dinas Sosial Kabupaten Tolitoli mulai melaksanakan kegiatan pemetaan dan verifikasi Komunitas Adat Terpencil (KAT) di sembilan desa yang tersebar di Kecamatan Dondo, Dampal Utara, dan Dampal Selatan. Kegiatan ini berlangsung sejak Minggu, 19 April hingga Jumat, 24 April 2026.

Pemetaan dilakukan untuk memastikan data masyarakat adat yang menjadi sasaran program pemberdayaan benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan. Langkah ini diharapkan dapat mendukung penyaluran bantuan yang lebih tepat sasaran.

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Tolitoli, Tri Wahyudi, menjelaskan bahwa komunitas yang menjadi sasaran tersebar di Desa Malala, Anggasan, Luok Manipi, Ogowele Buga, Bambapula, Sese, Puse, Dongko, dan Simuntu.

Menurutnya, komunitas tersebut merupakan bagian dari kelompok masyarakat adat seperti Suku Lauje dan Suku Pendau yang sebagian masih menjalani pola hidup semi nomaden serta memiliki keterbatasan akses terhadap layanan dasar.

Program ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat adat tanpa menghilangkan nilai budaya dan kearifan lokal.

Baca Juga:  Diduga ada Setoran 1 Juta Rupiah Per Unit Dompeng, Aktivitas PETI di Kebun Karet Pemda Kembali Berulah, APH dan Pemda Masih Kecolongan

Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pendataan menyeluruh, mulai dari jumlah kepala keluarga, kondisi rumah, hingga aspek sosial seperti ibu hamil, anak usia sekolah, lanjut usia, dan penyandang disabilitas.

Pendamping sosial dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) juga dilibatkan dalam proses ini. Salah satu pendamping, Andi Muraqmi, menyebutkan bahwa pendekatan dilakukan secara bertahap karena sebagian masyarakat kerap berada di hutan untuk mencari penghidupan.

Tim juga menemukan sejumlah kendala di lapangan, terutama terkait ketidaksesuaian data. Di beberapa desa, terdapat warga yang tercatat dalam kategori mampu, namun kondisi sebenarnya menunjukkan keterbatasan akses dan keterisolasian.

Selain itu, verifikasi juga dilakukan terhadap rumah tidak layak huni (RTLH) guna mengidentifikasi warga yang berpotensi menerima bantuan perumahan.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap data yang diperoleh dapat menjadi dasar yang akurat dalam merancang program pemberdayaan dan bantuan sosial bagi Komunitas Adat Terpencil di Kabupaten Tolitoli.

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru