BOGOR //TintaPos.Com// – Sungai Ciliwung di wilayah Desa Cilebut, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor kembali memakan korban. Belum genap dua pekan sejak peristiwa tenggelamnya seorang pria lanjut usia, kini musibah serupa kembali terjadi. Seorang bocah bernama Azka Baihaqi (6) dilaporkan hanyut saat bermain dan berenang di pinggiran Sungai Ciliwung, Desa Cilebut Timur RT 02/RW 09, pada Senin (20/4/2026). Hingga kini, korban masih dalam pencarian tim SAR gabungan.
“Adik saya belum ditemukan. Tim SAR Gabungan masih melakukan pencairan,” kata Erik kakak korban melalui pesan singkatnya, Selasa sore.
Informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat korban menyusul dua rekannya, Alfian dan Azam, yang tengah bermain di sungai. Namun nahas, derasnya arus Sungai Ciliwung tiba-tiba menyeret korban hingga hilang dari penglihatan warga sekitar. Kedua temannya sempat ingin menolong, tetapi tidak bisa karena arus yang deras.
Setelah mendapat laporan dari keluarga korban, Basarnas melalui Unit Siaga SAR Bogor segera mengerahkan tim rescue ke lokasi untuk melakukan operasi pencarian.
Upaya pencarian korban dilakukan secara intensif dengan membagi area menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU), yakni penyisiran melalui jalur air menggunakan perahu rafting sejauh kurang lebih 4 kilometer, pencarian dengan rubber boat serta penyelaman di radius sekitar 500 meter dari titik kejadian, serta penyisiran darat sejauh kurang lebih 4 kilometer di sepanjang bantaran sungai.
Tim Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) Korda Bogor yang terdiri dari Ubaydillah, Apriansyah, dan Jaelani turut bergabung bersama unsur SAR gabungan dalam proses pencarian korban.
Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengerahkan personel terbaik dan terus berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR guna memaksimalkan upaya pencarian. “Tim Rescue Unit Siaga SAR Bogor telah kami kerahkan dan berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR untuk memaksimalkan pencarian,” ujarnya kepada media, Senin.
Namun demikian, derasnya arus Sungai Ciliwung serta meningkatnya debit air menjadi tantangan utama di lapangan. Demi keselamatan seluruh personel, operasi SAR hari pertama dihentikan sementara pada pukul 17.00 WIB dengan hasil masih nihil.
Pencarian dilanjutkan kembali pada hari Selasa (21/4/2026) mulai pukul 07.00 WIB. Namun hingga sore korban Azka Baihaqi belum juga diketahui nasibnya.
“Korban sampai sore ini belum ditemukan. Tim SAR Gabungan besok akan melanjutkan pencarian korban Azka Baihaqi,” kata Ubaydillah relawan UAR Korda Bogor. [AM]






















