RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Disdik Bondowoso Buka Seleksi Kepala Sekolah, Isi 179 Jabatan Kosong Dinas Pendidikan

- Penulis

Jumat, 10 April 2026 - 06:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONDOWOSO, //Tintapos.com// – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bondowoso mulai menggelar seleksi calon Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Penilik untuk mengisi ratusan jabatan kosong di berbagai jenjang pendidikan.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperkuat kualitas layanan pendidikan di tengah banyaknya posisi strategis yang belum terisi di sekolah negeri.

Kepala Dinas Pendidikan Bondowoso, Taufan Restuanto, mengungkapkan total kebutuhan kepala sekolah yang kosong saat ini mencapai 179 posisi dari total 498 lembaga pendidikan negeri.

Ia merinci, kekosongan tersebut meliputi 10 kepala TK, 158 kepala SD, dan 18 kepala SMP yang tersebar di seluruh wilayah Bondowoso.

Kebutuhan ini menjadi fokus kami agar dapat memaksimalkan proses pendidikan yang lebih baik. Ada standarisasi khusus bagi yang layak menjadi kepala sekolah, minimal pangkat 3C,” ujar Taufan saat memberikan keterangan ke Awak Media Kamis (9/4/2026).

Taufan menambahkan, peluang juga terbuka bagi guru berstatus PPPK untuk mengikuti seleksi, dengan syarat di sekolah tersebut tidak terdapat guru berstatus PNS.

Dalam proses seleksi kali ini, sebanyak 132 guru tercatat mendaftar dan akan mengikuti tahapan seleksi substansi yang menjadi penentu kelayakan calon kepala sekolah.

Penilaian seleksi substansi dilakukan langsung oleh Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Timur guna menjamin objektivitas dan kualitas hasil seleksi.

Baca Juga:  Ketua LSM KPK RI Angkat Bicara Terkait Honor Perangkat Desa Yang tak Kunjung di Salurkan selama 7 Bulann

Pelaksanaan uji kompetensi dilaksanakan di UPTD SPF SMPN 1 Bondowoso. Bagi yang nanti dinyatakan lulus, akan mengikuti Diklat Kepala Sekolah terlebih dahulu sebelum ditugaskan,” jelasnya.

Untuk mendukung pelaksanaan seleksi, Disdik Bondowoso mengalokasikan anggaran sebesar Rp318 juta yang bersumber dari APBD Tahun 2026 melalui kerja sama dengan BBGTK Jawa Timur.

Anggaran tersebut digunakan untuk seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari proses seleksi hingga pelaksanaan pendidikan dan pelatihan bagi calon kepala sekolah.

Pelaksanaan seleksi ini mengacu pada regulasi yang berlaku, yakni Peraturan Menteri Pendidikan Nasional dan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 02/III/PB/2011 dan Nomor 7 Tahun 2011.

Dalam mekanismenya, proses penugasan kepala sekolah dilakukan melalui enam tahapan, mulai dari pemetaan kebutuhan hingga penugasan resmi.

Tahapan tersebut meliputi pemetaan kebutuhan, pengusulan bakal calon kepala sekolah, seleksi administrasi, seleksi substansi, pelatihan, dan penugasan.

Taufan berharap, melalui proses seleksi yang terstruktur ini, kekosongan jabatan kepala sekolah di Bondowoso dapat segera terisi sehingga pelayanan pendidikan menjadi lebih optimal.

Harapannya, melalui proses ini kekosongan jabatan kepala sekolah di setiap TK, SD, dan SMP dapat segera terisi sesuai kebutuhan,” pungkasnya.

(Eko,Tp)

Berita Terkait

Polsek Cerenti Tertibkan Lima Rakit PETI Jenis Dompeng di Sungai Kuantan Desa Pulau Jambu
Dugaan Penipuan Berkedok Pinjaman: Oknum Guru SMPN 3 Woha Menjadi Sorotan, Sudah Berkali-kali Terjadi
Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres
Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban
PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS
Polsek Kuantan Hilir Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Pipil di Wilkumnya, Tanaman Jagung Tumbuh Subur dan Bagus
Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama
PO Bus Tanpa Legalitas Jadi Atensi Utama LKPM-NTB di Kota Bima, Ancam Lapor Penipuan Negara
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:39

Polsek Cerenti Tertibkan Lima Rakit PETI Jenis Dompeng di Sungai Kuantan Desa Pulau Jambu

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:35

Dugaan Penipuan Berkedok Pinjaman: Oknum Guru SMPN 3 Woha Menjadi Sorotan, Sudah Berkali-kali Terjadi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:48

Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:46

Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:46

PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:22

Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:22

PO Bus Tanpa Legalitas Jadi Atensi Utama LKPM-NTB di Kota Bima, Ancam Lapor Penipuan Negara

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:57

Riki Rizo Namzah Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Sembelih Sapi Kurban

Berita Terbaru