TOLITOLI, //TintaPos.com// – Harga tomat di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Tolitoli mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Kenaikan ini dipicu oleh berkurangnya pasokan dari petani akibat kondisi cuaca yang kurang mendukung.
Mandor Pasar Susumbolan, Mastang, mengatakan harga tomat yang sebelumnya berada di kisaran Rp12.000 per kilogram kini meningkat menjadi Rp18.000 hingga Rp20.000 per kilogram.
Menurutnya, kenaikan harga mulai terasa sejak distribusi dari daerah sentra produksi mengalami penurunan. Para pedagang mengaku kesulitan memperoleh stok dalam jumlah normal.
Sejumlah wilayah pemasok seperti Kota Raya dan Gorontalo dilaporkan mengalami gangguan produksi. Kondisi cuaca yang tidak menentu menyebabkan tanaman tomat rusak dan sebagian petani mengalami gagal panen.
Akibatnya, pasokan ke pasar di Tolitoli berkurang dan berdampak langsung pada kenaikan harga di tingkat pedagang.
Para pedagang berharap harga dapat segera kembali stabil mengingat tomat merupakan salah satu bahan kebutuhan pokok yang banyak digunakan masyarakat sehari-hari.
Sementara itu, pemerintah daerah melalui dinas terkait terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga dan distribusi di lapangan. Upaya ini dilakukan untuk menjaga kestabilan pasokan serta mengantisipasi lonjakan harga yang berkepanjangan.
Dengan langkah tersebut, diharapkan kondisi pasar dapat kembali normal dan tidak membebani masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.






















