RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Ketua PHBI Kecamatan Kuantan Hilir, H. Wiwit Erianto : Ini Bukan Hanya Pawai Takbir. Ini adalah Bukti Kecintaan Masyarakat Terhadap Syiar Islam

- Penulis

Rabu, 27 Mei 2026 - 01:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BASERAH //TintaPos.Com// — Malam takbiran Idul Adha 1447 Hijriyah di Ibukota Baserah, Kecamatan Kuantan Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, benar-benar pecah. Jalanan dipenuhi lautan manusia. Suara takbir menggema tanpa henti. Ribuan warga tumpah ruah memadati pusat kegiatan Pawai Takbir yang ditaja Pengurus Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Kecamatan Kuantan Hilir, pada Selasa malam (26/5/2026) di Kawasan Tugu Pemuda Baserah (Mako Polsek Kuantan Hilir), RTH Baserah.

Bukan sekadar pawai biasa.

Ini menjadi ledakan semangat religius masyarakat yang begitu dahsyat, sekaligus bukti bahwa tradisi Islam di Kuantan Hilir masih hidup, kuat, dan menyatu dalam denyut kehidupan masyarakat.

Sebanyak 17 kafilah yang terdiri dari masjid, musholla, dan sekolah se-Kecamatan Kuantan Hilir ikut ambil bagian memeriahkan malam takbiran Idul Adha 1447 H / 2026 M tersebut.

Gemuruh bedug. Dentuman pengeras suara. Kumandang takbir yang bersahut-sahutan membuat suasana malam berubah menjadi penuh haru sekaligus mengguncang semangat masyarakat.

Ketua PHBI Kecamatan Kuantan Hilir, H. Wiwit Erianto atau yang akrab disapa H. Dewit, menegaskan bahwa antusiasme masyarakat tahun ini di luar perkiraan panitia.

“Ini bukan hanya pawai takbir. Ini adalah bukti kecintaan masyarakat terhadap syiar Islam. Ribuan warga turun ke jalan dengan hati yang penuh semangat menyambut hari besar umat Islam. Ini kebanggaan bagi Kuantan Hilir,” tegas H. Dewit.

Menurutnya, membludaknya masyarakat yang hadir juga dipengaruhi banyaknya perantau yang pulang kampung untuk merayakan Hari Raya Idul Adha bersama keluarga di kampung halaman.

Akibatnya, suasana malam takbiran di Kuantan Hilir berubah total menjadi pusat keramaian yang dipenuhi warga dari berbagai penjuru.

Tidak hanya masyarakat lokal.

Warga dari luar kecamatan pun disebut ikut berdatangan menyaksikan kemeriahan pawai takbir yang sudah menjadi tradisi tahunan masyarakat Kuantan Hilir.

Baca Juga:  Ketua DPRD Padang Tekankan Akurasi Data Bantuan, Warga Desak Verifikasi Ulang

Plt Camat Kuantan Hilir, Rahman Candra menilai tingginya antusiasme masyarakat menjadi sinyal kuat bahwa nilai ukhuwah Islamiyah masih sangat terjaga di tengah kehidupan masyarakat Kuansing.

“Malam takbiran ini bukan sekadar seremoni. Ini momentum mempererat persatuan masyarakat, memperkuat silaturahmi, dan menjaga semangat kebersamaan umat Islam. Antusiasme masyarakat malam ini luar biasa,” ujar Rahman Candra.

Kegiatan pawai takbir tersebut turut dihadiri sejumlah unsur Forkopimcam dan tokoh masyarakat, di antaranya Kapolsek Kuantan Hilir Iptu Edi Winoto, Danramil 07/Kuantan Hilir Kapten Arm Herdianto, Kepala KUA Kecamatan Kuantan Hilir, serta Kepala Desa (Kades) / Lurah, kepala sekolah se-Kecamatan Kuantan Hilir.

Kehadiran unsur pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, hingga masyarakat lintas desa membuat suasana malam takbiran semakin terasa kuat dengan nuansa persatuan dan kekompakan.

Secara umum, tradisi pawai takbir Idul Adha memang menjadi bagian penting dalam budaya masyarakat Melayu Islam di Riau, khususnya di Kuansing. Selain menjadi syiar agama, kegiatan ini juga menjadi wadah memperkuat solidaritas sosial dan semangat kebersamaan masyarakat.

Namun di Kuantan Hilir, malam itu terasa berbeda.

Bukan hanya ramai.

Tetapi benar-benar hidup.

Masyarakat bersatu dalam gema takbir yang membelah malam. Anak-anak, remaja, orang tua hingga para perantau larut dalam suasana penuh haru dan kebanggaan menyambut Hari Raya Idul Adha.

“Selama gema takbir masih mengguncang kampung-kampung kita, selama masyarakat masih bersatu dalam syiar Islam seperti ini, maka Kuantan Hilir akan tetap kuat menjaga nilai persaudaraan dan kebersamaan,” tutup H. Dewit.

Malam itu, Kuantan Hilir tidak hanya merayakan Idul Adha.

Tetapi juga sedang menunjukkan kepada semua orang: bahwa tradisi, persaudaraan, dan semangat Islam masih berdiri kokoh di tengah masyarakat.

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru