RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

UAR Korda Bogor Turut Temukan Bocah Hanyut di Sungai Cianten

- Penulis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenazah Siti Salma (6) saat baru dievakuasi ke darat oleh Tim SAR Gabungan, Sabtu (6/6/2026) siang.

BOGOR //TintaPos.Com// – Operasi pencarian terhadap Siti Salma (6) yang dilaporkan terseret arus Sungai Cianten di Desa Cemplang, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, akhirnya membuahkan hasil. Korban berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada Sabtu (6/6/2026) siang dalam kondisi meninggal dunia.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban ditemukan sekitar pukul 10.13 WIB setelah pencarian intensif yang dilakukan sejak sehari sebelumnya oleh personel Rescue Kantor SAR Jakarta dari Unit Siaga SAR Bogor bersama berbagai unsur potensi SAR dan relawan.

Dalam operasi tersebut, personel Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) Korda Bogor turut berperan aktif. Dua personel UAR, Ahmad Jaelani dan Muhammad Apriansyah, tergabung dalam Tim SAR Susur Sungai yang melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Cianten.

Korban ditemukan sekitar satu kilometer dari lokasi awal kejadian. Setelah ditemukan, Tim SAR Gabungan segera melakukan proses evakuasi dan menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarga.

Personel UAR Korda Bogor, Ubaydillah, yang turut melakukan pencarian melalui penyusuran darat mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan tim gabungan dalam menemukan korban meskipun pencarian berakhir dengan duka. “Alhamdulillah, korban sudah berhasil diketemukan oleh Tim Susur Sungai termasuk personel UAR Korda Bogor,” ujar Ubaydillah.

Sebelumnya, korban dilaporkan hanyut pada Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 12.20 WIB di kawasan Cirangkong River Side, Kampung Cirangkong, Desa Cemplang. Saat itu korban sedang berada di sekitar sungai bersama ibunya yang tengah mencuci pakaian. Korban kemudian berenang dan terseret derasnya arus Sungai Cianten.

Baca Juga:  Sorotan Terhadap Manajemen Semen Padang FC: Dugaan Permasalahan Keuangan dan Desakan Audit

Paman korban sempat berusaha menyelamatkan dengan mengejar korban saat terbawa arus, namun derasnya aliran sungai dan kondisi bebatuan yang licin membuat korban tidak berhasil diselamatkan.

Mendapat laporan kejadian tersebut, Tim SAR Gabungan langsung melakukan operasi pencarian yang melibatkan berbagai unsur, di antaranya Unit Siaga SAR Bogor, BPBD Kabupaten Bogor, Damkar Sektor Leuwiliang, Polsek Cibungbulang, Tagana Kabupaten Bogor, PMI Kabupaten Bogor, Wanadri, serta sejumlah organisasi relawan dan potensi SAR lainnya, termasuk UAR Korda Bogor.

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian tersebut. “Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” ujar Desiana.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan, relawan, dan masyarakat yang telah bersinergi selama proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan.

“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR selama dua hari dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” tegasnya. [AM]

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru