Tolitoli //Tintapos.com// – Pemerintah Kabupaten Tolitoli resmi mengukuhkan 226 petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026 dalam Apel Siaga Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 dan Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) yang berlangsung di halaman Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tolitoli, Minggu (14/6/2026).
Pengukuhan dilakukan oleh Bupati Tolitoli, Amran Hi Yahya. Para petugas yang dilantik akan bertugas melakukan pendataan terhadap berbagai aktivitas usaha yang ada di wilayah Kabupaten Tolitoli, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah hingga usaha berskala besar.
Kegiatan tersebut juga menjadi penanda dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Tolitoli. Pendataan ini bertujuan memperoleh informasi yang akurat mengenai kondisi dan perkembangan sektor usaha sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan.
Dalam sambutannya, Bupati Amran menyampaikan bahwa data yang dihasilkan melalui Sensus Ekonomi memiliki peran penting dalam mendukung perencanaan pembangunan daerah. Menurutnya, data yang valid akan membantu pemerintah dalam merumuskan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Sensus Ekonomi bukan sekadar pendataan jumlah usaha. Data yang diperoleh akan menjadi dasar dalam menyusun berbagai kebijakan pembangunan, termasuk penguatan UMKM, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Amran.
Selain pencanangan Sensus Ekonomi, Pemerintah Kabupaten Tolitoli juga meluncurkan Program Desa Cantik atau Desa Cinta Statistik. Program tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan aparatur desa dalam mengelola data statistik yang akurat dan berkelanjutan.
Melalui program ini, pemerintah desa diharapkan mampu menyusun data yang dapat digunakan sebagai dasar perencanaan pembangunan sesuai dengan potensi dan kebutuhan masing-masing wilayah.
Pada tahun 2026, Program Desa Cantik akan dilaksanakan di tiga desa, yakni Desa Dungingis, Desa Kapas, dan Desa Lingadan. Ketiga desa tersebut akan mendapatkan pembinaan dan pendampingan dalam pengelolaan data statistik.
Bupati Amran menilai keberadaan data yang akurat hingga tingkat desa sangat penting untuk mendukung pembangunan yang tepat sasaran. Dengan data yang tersedia dan terbarui secara berkala, pemerintah dapat menentukan prioritas program berdasarkan kondisi riil di lapangan.
Rangkaian kegiatan ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya Sensus Ekonomi 2026. Selain itu, dilakukan pemasangan atribut kepada petugas sensus, penyerahan piagam kepada Agen Statistik, serta pelepasan petugas yang akan melaksanakan pendataan di lapangan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Tolitoli Moh. Besar Bantilan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Kepala BPS Kabupaten Tolitoli, serta para kepala desa yang menjadi bagian dari Program Desa Cantik.
Pemerintah Kabupaten Tolitoli berharap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan Program Desa Cantik dapat menghasilkan data yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi. Data tersebut diharapkan menjadi landasan dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih efektif serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tolitoli.




















