RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Kepala Dinas Pakai Mobil Pribadi Ngantor,Karena Semua Mobil Dinas OPD Ditarik

- Penulis

Senin, 15 Juni 2026 - 06:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lumajang //TintaPos.Com// – Penarikan kendaraan dinas roda empat tersebut dilakukan serentak tanpa pandang bulu. Sikap ini merupakan upaya menekan pengeluaran dengan melakukan efisiensi anggaran.

Melonjaknya harga BBM jenis pertamax membuat Pemkab Lumajang mulai mengambil sikap.

Salah satunya dengan menarik kendaraan roda empat puluhan organisasi perangkat daerah (OPD). Termasuk mobil bupati maupun wakil bupati.

“Seluruh kendaraan roda empat tidak boleh beroperasi. Kecuali, kendaraan itu digunakan untuk pelayanan masyarakat,” kata Bupati Lumajang Indah Amperawati setelah melakukan rapat koordinasi, kemarin.

Bunda Indah sapaan akrabnya menjelaskan, pelayanan masyarakat yang dimaksud adalah seperti mobil ambulans, pemadam kebakaran, alat berat, dan mobil yang melakukan pelayanan administrasi kependudukan.

“Jadi itu antisipasi, bagi pemerintah daerah. Sepanjang itu tentang pelayanan maka masih boleh beroperasi, tapi ini yang saya sampaikan yang Pemkab Lumajang ya, saya tidak bilang untuk organisasi vertikal, mereka punya kewenangan sendiri,” tambahnya.

Baca Juga:  PT Citra Riau Sarana Tantang PT Wanasari Nusantara, Buktikan Melalui Jalur Hukum atau Perdata, Bukan dengan cara-cara Premanisme

Sebagai pengganti, ASN diharapkan untuk beralih menggunakan sepeda motor atau sepeda angin saat bekerja.

“Sepanjang itu masih bisa dijangkau dengan sepeda motor maka pakai roda dua saja,” ujarnya.

Bunda Indah sapaan akrabnya menjelaskan, seluruh kendaraan dinas untuk diparkir di kantor masing-masing agar tetap terawat meski tidak terpakai.

“Sampai kapan berlaku ini ya sampai PAD mengalami kenaikan dan APBD kami kembali normal,” pungkasnya.

Sebab, Pemkab Lumajang tidak memiliki lahan untuk penyimpanan puluhan kendaraan dinas roda empat.(AF)

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru