Sebagian Tim USAR UAR bersama Instruktur PUI Perancis dalam pelatihan di Citeko, Kec. Cisarua, Kab. Bogor, 23 September 2024
(Dok. UAR)
BOGOR //TintaPos.Com// – Pengurus pusat Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) siap menggelar Pelatihan Urban Search and Rescue (USAR) di Kantor Basarnas Banten, Serang, pada Jumat hingga Ahad, 19 – 21 Juni 2026.
Kepastian tersebut disampaikan oleh Sekretaris Umum UAR Muqarrobin Al Ayubi (Ayub) dalam musyawarah persiapan pelatihan USAR yang dilaksanakan secara daring (zoom) dengan para pengurus pusat dan panitia kegiatan, Selasa malam (9/6/2026).
“Insya Allah kita siap menggelar pelatihan USAR dengan Basarnas di KanSAR Banten pekan depan. Untuk itu mohon kerja sama semua rekan panitia secara maksimal mempersiapakan penyelenggaraan kegiatan ini,” ujar Muqarrabin.
Dalam musyawarah tersebut disampaikan bahwa pelatihan yang bertema “Meningkatkan Kapasitas Relawan yang Tangguh, Sigap, dan Profesional dalam Penanganan Kedaruratan dan Kebencanaan” ini ditargetkan dapat diikuti sebanyak 25 anggota UAR dari berbagai koordinator wilayah (Korwil).
Berapa Korwil yang ditunjuk pengurus pusat untuk mengirimkan anggotanya dalam pelatihan USAR tersebut adalah Korwil Jabodetabek dan Banten, Markas Cileungsi, Jawa Barat, Banyumas Raya, Jawa Tengah bagian Selatan, Jawa Tengah bagian Utara, Jawa Timur, Lampung, Sumatera Selatan, dan Jambi.
Muqarrobin mengharapkan korwil yang belum mengirimkan nama-nama personel utusannya agar segera menindaklanjuti instruksi pengurus pusat serta mendapat dukungan pihak terkait dapat demi lancarnya kegiatan.
“Kami mengharapkan korwil yang belum mengirimkan utusannya segera menindaklanjuti instruksi pengurus pusat dengan mengkofirmasi data personelnya kepada panitia, Muhammad Tri Habibie, dan mohon dukungan pihak terkait sehingga pelatihan dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Menurut Muqarrobin Al Ayubi, pelatihan ini merupakan bagian dari upaya UAR untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia anggota (rescuer) dalam menghadapi berbagai situasi darurat dan bencana. Pelatihan akan dipandu langsung oleh instruktur Basarnas dan dirancang dengan perpaduan materi teori serta praktik lapangan.
“Kami sengaja menggandeng Basarnas agar peserta mendapatkan pengalaman belajar yang sesuai dengan standar operasi SAR. Harapannya, setelah mengikuti pelatihan ini para personel UAR mampu meningkatkan kemampuan koordinasi, komunikasi, penggunaan peralatan, hingga teknik pencarian dan pertolongan korban di lapangan,” katanya.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta akan menerima berbagai materi dasar Urban Search and Rescue, mulai dari pengenalan sistem INSARAG, pertolongan pertama, pemindahan darurat korban, penggunaan peralatan SAR, praktik Tools, Equipment and Accessories (TEA), teknik cutting, breaking and breaching, hingga praktik horizontal approach.
Selain materi teknis, peserta juga akan mengikuti kegiatan pembinaan ruhiyah, olahraga, evaluasi harian, dan penguatan kerja sama tim. Konsep tersebut diharapkan dapat membentuk karakter relawan yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki integritas, kedisiplinan, serta semangat pengabdian yang tinggi kepada masyarakat.
Guna lebih maksimal dalam mempersiapkan pelatihan, pengurus pusat UAR Rabu siang (10/6/2026) juga mengadakan musyawarah dengan pihak Basarnas.
Melalui pelatihan ini, UAR menargetkan terbentuknya relawan yang memiliki pemahaman dasar USAR, meningkatnya kemampuan teknis dan kesiapsiagaan peserta, serta terbangunnya jaringan relawan yang semakin solid dan siap diterjunkan dalam berbagai misi kemanusiaan dan kebencanaan di seluruh Indonesia. [AM]





















