RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

DKM Athoillah Kota Wisata Gelar Kajian “Memaknai Tahun Baru Hijriah 1448”

- Penulis

Senin, 15 Juni 2026 - 03:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR //TintaPos.Com// – Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Athoillah Kota Wisata menggelar Kajian Ahad Ba’da Shubuh bertema “Memaknai Tahun Baru Hijriah 1448” di Masjid Athoillah, Klaster Den Haag Forestry, Kota Wisata, Desa Nagrak, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Ahad (14/6/2026).

Kajian yang menghadirkan KH. Drs. Yakhsyallah Mansur, MA sebagai pembicara tersebut diikuti puluhan jamaah dari lingkungan Kota Wisata serta para ikhwan dan akhwat dari Pondok Pesantren Al-Fatah Cileungsi yang turut sholat Shubuh berjama’ah di masjid. Kegiatan berlangsung mulai pukul 05.10 hingga 06.15 WIB.

Dalam pembukaan kajiannya, Imaam Yakhsyallah Mansur mengingatkan pentingnya memakmurkan masjid sebagai salah satu ciri orang-orang beriman yang di antaranya disebutkan dalam Al-Qur’amn Surat At-Taubah ayat 18.

Menurutnya, memakmurkan masjid tidak hanya diwujudkan dengan membangun bangunan fisik seperti masjid-masjid di Kota Wisata dan lainnya, tetapi juga menghidupkannya dengan berbagai aktivitas ibadah dan dakwah.

“Orang yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir adalah orang yang memakmurkan masjid dengan shalat berjamaah lima waktu, utamanya shalat Shubuh. Kemudian menyelenggarakan kajian ilmu, dzikir, dan berbagai aktivitas kebaikan lainnya,” ujarnya.

Lebih lanjut Imaam Yakhsyallah mengatakan, keutamaan shalat Shubuh sangat banyak, tetapi justru shalat ini yang paling kurang diperhatikan oleh umat Islam. Sehingga Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dalam sebuah haditsnya mengingatkan bahwa shalat yang paling berat bagi orang munafik adalah shalat Isya dan Shubuh.

Dalam kesempatan tersebut, Imaam Yakhsyallah juga mengajak jamaah untuk mensyukuri nikmat yang Allah berikan kepada bangsa Indonesia, negeri yang aman, subur, dan memiliki jumlah penduduk muslim terbesar di dunia.

Baca Juga:  Upaya Mempertahankan Hutan Adat dan Kritik terhadap Klaim Konservasi Taman Nasional yang Mengabaikan Hak Masyarakat Adat Lingkar Mutis

“Kita bersyukur diberi Allah negeri yang aman walaupun tidak sedang baik-baik saja. Kita tidak mengalami perang antaragama. Kita juga diberi negeri yang subur walaupun belum sepenuhnya makmur. Semua ini adalah nikmat yang wajib kita syukuri,” katanya.

Ia mengutip firman Allah dalam Surat Ad-Dhuha, Wa amma bini‘mati rabbika fahaddits, serta mengingatkan bahwa siapa yang bersyukur kepada manusia berarti ia juga bersyukur kepada Allah dan sebaliknya.

Memasuki tema utama kajian, Imaam Yakhsyallah Mansur menjelaskan bahwa Tahun Baru Hijriah hendaknya dijadikan momentum untuk berhijrah menuju kehidupan yang lebih baik. Ia membacakan hadits Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim tentang pentingnya niat dalam setiap amal termasuk dalam berhijrah.

Dalam catatan sejarah, setelah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam hijrah dari Mekkah ke Madinah umat Islam mengalami kejayaan di bawah kepemimpinan Nabi Muhammad dan para shahabat khulafaur rasyiddin almahdiyyin.

Menurut beliau, makna hijrah yang paling utama adalah meninggalkan segala sesuatu yang dilarang Allah Subhanahu wa Ta’ala dan beralih kepada perbuatan yang diridhai-Nya.

“Kalau Islam ingin jaya, negeri ini makmur, mari kita berhijrah dengan meninggalkan apa yang dilarang Allah seperti malas beribadah, malas shalat malam, saling mencela sesama, berpecah belah, dan korupsi. Jika semua itu dilakukan, Allah akan meridhai kita semua,” tegasnya.

Usai kajian, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Athoillah menjamu para jamaah dengan sarapan bersama. Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai kegiatan yang menjadi salah satu sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan ketakwaan warga di lingkungan Kota Wisata dan sekitarnya. [AM]

Berita Terkait

Transformasi Nyata Di Secata Rindam XIII/Merdeka: Letkol Infanteri Ade Rohmat Humanis Wujudkan Lingkungan Layak Prajurit
Kepala Dinas Pakai Mobil Pribadi Ngantor,Karena Semua Mobil Dinas OPD Ditarik
Juprizal Ketua DPRD Kabupaten Kuansing Ajak Seluruh Lapisan Masyarakat Bersatu Menyukseskan Pelaksanaan MTQ XLIV
Tragedi Malam Minggu: Kios Terbakar, Seorang Wanita Paruh Baya Tewas Terjebak di Dalam
Menyambut Usia ke-68, Kodam XIII/Merdeka Perkuat Semangat Prajurit Melalui Bantuan dan Perhatian
58 Pengurus PBVSI Tolitoli Resmi Dilantik, Bidik Prestasi hingga PON 2028
226 Petugas Sensus Ekonomi 2026 Dikukuhkan, Tolitoli Perkuat Akurasi Data Pembangunan
Bupati Tolitoli Dorong Mahasiswa Menjadi Pelaku Usaha dan Pencipta Lapangan Kerja
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 07:03

Transformasi Nyata Di Secata Rindam XIII/Merdeka: Letkol Infanteri Ade Rohmat Humanis Wujudkan Lingkungan Layak Prajurit

Senin, 15 Juni 2026 - 06:22

Kepala Dinas Pakai Mobil Pribadi Ngantor,Karena Semua Mobil Dinas OPD Ditarik

Senin, 15 Juni 2026 - 06:08

Juprizal Ketua DPRD Kabupaten Kuansing Ajak Seluruh Lapisan Masyarakat Bersatu Menyukseskan Pelaksanaan MTQ XLIV

Senin, 15 Juni 2026 - 05:56

Tragedi Malam Minggu: Kios Terbakar, Seorang Wanita Paruh Baya Tewas Terjebak di Dalam

Senin, 15 Juni 2026 - 04:50

58 Pengurus PBVSI Tolitoli Resmi Dilantik, Bidik Prestasi hingga PON 2028

Senin, 15 Juni 2026 - 04:48

226 Petugas Sensus Ekonomi 2026 Dikukuhkan, Tolitoli Perkuat Akurasi Data Pembangunan

Senin, 15 Juni 2026 - 03:37

Bupati Tolitoli Dorong Mahasiswa Menjadi Pelaku Usaha dan Pencipta Lapangan Kerja

Senin, 15 Juni 2026 - 03:36

DKM Athoillah Kota Wisata Gelar Kajian “Memaknai Tahun Baru Hijriah 1448”

Berita Terbaru