RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

- Penulis

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta –//Tintapos.com//- Gangguan pada sistem Online Single Submission (OSS) masih menjadi sorotan publik.

Sejumlah konsultan perizinan dan notaris mengeluhkan layanan OSS yang belum kembali normal sehingga menghambat proses pengurusan berbagai perizinan usaha dan administrasi legalitas.

Keluhan tersebut terlihat dari berbagai komentar yang membanjiri media sosial Instagram OSS dan akun-akun yang membahas layanan perizinan.

Banyak pengguna mengaku mengalami kendala saat mengakses sistem, membuat akun, hingga memproses perizinan yang sedang berjalan.

Beberapa pengguna menyampaikan bahwa hingga saat ini proses pendaftaran akun OSS masih mengalami kendala.

Sementara itu, konsultan perizinan dan notaris yang setiap hari bergantung pada layanan OSS mengaku kesulitan memberikan kepastian kepada klien karena sistem belum dapat beroperasi secara optimal.

“Banyak pekerjaan yang tertunda karena akses OSS belum normal.

Klien terus menanyakan progres perizinan, sementara kami juga masih menunggu sistem kembali stabil,” ujar salah seorang konsultan perizinan yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga:  Polres Bitung Respons Cepat Amankan Pelaku Tarkam di Pateten Tiga, Warga Dihimbau Jaga Kondusivitas

Dari pantauan di kolom komentar Instagram, sejumlah pengguna mempertanyakan kapan layanan OSS kembali normal.

Bahkan ada yang menilai informasi terkait pemulihan sistem masih minim di tengah kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha yang mendesak.

Gangguan ini berdampak pada berbagai proses perizinan, mulai dari pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), perubahan data perusahaan, hingga pengurusan izin usaha lainnya yang terintegrasi melalui OSS.

Para pelaku usaha, konsultan, dan notaris berharap pengelola OSS segera menyelesaikan permasalahan teknis yang terjadi serta memberikan informasi berkala mengenai perkembangan pemulihan sistem.

Transparansi dan kecepatan penanganan dinilai penting agar aktivitas investasi dan pelayanan perizinan tidak semakin terhambat.

Hingga berita ini ditulis, sejumlah pengguna masih melaporkan kendala akses dan menunggu pengumuman resmi terkait normalisasi layanan OSS.

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru