Jakarta –//Tintapos.com//- Gangguan pada sistem Online Single Submission (OSS) masih menjadi sorotan publik.
Sejumlah konsultan perizinan dan notaris mengeluhkan layanan OSS yang belum kembali normal sehingga menghambat proses pengurusan berbagai perizinan usaha dan administrasi legalitas.
Keluhan tersebut terlihat dari berbagai komentar yang membanjiri media sosial Instagram OSS dan akun-akun yang membahas layanan perizinan.
Banyak pengguna mengaku mengalami kendala saat mengakses sistem, membuat akun, hingga memproses perizinan yang sedang berjalan.
Beberapa pengguna menyampaikan bahwa hingga saat ini proses pendaftaran akun OSS masih mengalami kendala.
Sementara itu, konsultan perizinan dan notaris yang setiap hari bergantung pada layanan OSS mengaku kesulitan memberikan kepastian kepada klien karena sistem belum dapat beroperasi secara optimal.
“Banyak pekerjaan yang tertunda karena akses OSS belum normal.
Klien terus menanyakan progres perizinan, sementara kami juga masih menunggu sistem kembali stabil,” ujar salah seorang konsultan perizinan yang enggan disebutkan namanya.
Dari pantauan di kolom komentar Instagram, sejumlah pengguna mempertanyakan kapan layanan OSS kembali normal.
Bahkan ada yang menilai informasi terkait pemulihan sistem masih minim di tengah kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha yang mendesak.

Gangguan ini berdampak pada berbagai proses perizinan, mulai dari pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), perubahan data perusahaan, hingga pengurusan izin usaha lainnya yang terintegrasi melalui OSS.
Para pelaku usaha, konsultan, dan notaris berharap pengelola OSS segera menyelesaikan permasalahan teknis yang terjadi serta memberikan informasi berkala mengenai perkembangan pemulihan sistem.
Transparansi dan kecepatan penanganan dinilai penting agar aktivitas investasi dan pelayanan perizinan tidak semakin terhambat.
Hingga berita ini ditulis, sejumlah pengguna masih melaporkan kendala akses dan menunggu pengumuman resmi terkait normalisasi layanan OSS.




















