KadisDukcapil Kuansing

RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Bupati Ipuk Sebut Masa Sanggah Bansos Digital Bukan Tanda Sistem Gagal

- Penulis

Selasa, 3 Maret 2026 - 00:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Senin, 02 Mar 2026 //TintaPos.Com//-
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani tengah memberikan pemaparan terkait digitalisasi Bansos.

Banyuwangi.Tintapos// Tahap seleksi bagi peserta penerima Bantuan Sosial (Bansos) secara digital telah memasuki tahap akhir. Hari ini nama-nama yang dinilai tidak memenuhi syarat sebagai penerima Bansos akan diumumkan.
Meski demikian, ada waktu 1 bulan bagi warga Banyuwangi untuk menjalani tahapan mekanisme sanggah. Dalam tahapan sanggah, warga penyanggah akan kembali menjalani verifikasi data secara faktual guna memastikan ketepatan syarat sebagai peserta penerima perlindungan sosial (Perlinsos).

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menegaskan, mekanisme sanggah bukanlah tanda kegagalan sistem, melainkan bagian dari tata kelola berbasis data yang sehat dan transparan.

Kami akan mendorong agen-agen dan aparat desa untuk memanfaatkan proses masa sanggah ini dengan baik. Proses masa sanggah ini harus dilakukan dengan prinsip objektivitas dan verifikasi faktual,” pesan Ipuk.

Baca Juga:  Konvoi Motor Terbakar Di Hayam Wuruk

Ipuk berharap, melalui mekanisme tersebut penyaluran bantuan sosial ke depan semakin tepat sasaran, akurat, serta benar-benar menyentuh masyarakat yang berhak menerima.

Lewat mekanisme sanggah ini diharapkan ke depan penyaluran Bansos kian akurat dan tepat sasaran,” terang Ipuk.

Banyuwangi menjadi satu-satunya daerah percontohan pada penerapan digitalisasi Perlinsos oleh kementerian sosial RI. Seluruh tahapan telah dilewati dan pada tahapan seleksi seluruh peserta akan diumumkan hari ini melalui digital.

Sebanyak 350 ribu warga Banyuwangi masuk dalam daftar penerima Bansos digital. Jumlah tersebut telah dievaluasi dan diverifikasi untuk dipilih siapa yang paling layak menjadi peserta dengan ketentuan syarat yang ada. Pada tahap seleksi juga akan disertakan alasan kenapa warga tersebut tidak lolos sebagai penerima Bansos.(Tim/Tintapos)

Berita Terkait

Sungai Ciliwung Kembali Telan Korban, Bocah 6 Tahun Dilaporkan Hanyut
Jemaah Haji di Bondowoso Sudah Terima Koper
Joni putra : dorong kegiatan kegiatan keagamaan di sariak Laweh
Perempuan Berani Bermimpi dan Harus Bergerak Nyata
“Desa Cantik” Untuk Sumenep
MUI Jawa Timur Kini Punya Nahkoda Baru Bernama Abd Halim Soebahar Sah
Pro-Kontra Kebijakan Verval Data Kemiskinan, Sejumlah Anggota DPRD Jember Tetap Dukung
Gerakan ASRI Pemerintah Banyuasin Bersama TNI–Polri dan Masyarakat Bersihkan Sungai Anak Gasing di Sukajadi Timur
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 16:04

Sungai Ciliwung Kembali Telan Korban, Bocah 6 Tahun Dilaporkan Hanyut

Selasa, 21 April 2026 - 14:46

Jemaah Haji di Bondowoso Sudah Terima Koper

Selasa, 21 April 2026 - 12:57

Joni putra : dorong kegiatan kegiatan keagamaan di sariak Laweh

Selasa, 21 April 2026 - 12:48

Perempuan Berani Bermimpi dan Harus Bergerak Nyata

Selasa, 21 April 2026 - 12:47

“Desa Cantik” Untuk Sumenep

Selasa, 21 April 2026 - 11:37

Pro-Kontra Kebijakan Verval Data Kemiskinan, Sejumlah Anggota DPRD Jember Tetap Dukung

Selasa, 21 April 2026 - 11:36

Gerakan ASRI Pemerintah Banyuasin Bersama TNI–Polri dan Masyarakat Bersihkan Sungai Anak Gasing di Sukajadi Timur

Selasa, 21 April 2026 - 11:33

Bupati Murung Raya Tekankan Pelayanan Dukcapil

Berita Terbaru

Berita

Jemaah Haji di Bondowoso Sudah Terima Koper

Selasa, 21 Apr 2026 - 14:46

Berita

Perempuan Berani Bermimpi dan Harus Bergerak Nyata

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:48

Berita

“Desa Cantik” Untuk Sumenep

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:47