RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

IWAN KURNIAWAN SESALI KEDATANGAN DISHUB PROVINSI NTB: BANYAK SANDIWARA DALAM EVALUASI PO BUS

- Penulis

Rabu, 15 April 2026 - 04:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BIMA, NTB //TintaPos.Com// – Aktivis masyarakat, Iwan Kurniawan, menyatakan penyesalan mendalam atas kedatangan tim Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam kegiatan evaluasi dan penertiban perusahaan otobus (PO Bus) di wilayah Kota Bima. Menurutnya, kegiatan tersebut terkesan hanya formalitas dan penuh dengan “sandiwara”.

“Saya sangat menyesali kedatangan Dishub Provinsi kemarin. Dalam proses evaluasi terhadap PO Bus yang tidak memiliki izin, terlihat jelas bahwa banyak hal yang tidak berjalan sebagaimana mestinya. Ini terasa seperti sandiwara belaka,” ujar Iwan kepada awak media, Rabu (15/04/2026).

Iwan menegaskan, seharusnya dalam kegiatan tersebut dilakukan verifikasi ulang secara menyeluruh terhadap seluruh PO Bus yang beroperasi. Langkah ini penting untuk memastikan legalitas, kelayakan, dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

Namun sayangnya, hal tersebut tidak dilakukan sama sekali oleh tim yang turun ke lapangan.

Baca Juga:  Polsek Singingi Lakukan Pengecekan Program Perkarangan Bergizi di Desa Sumber Datar, Perkuat Hubungan Sinergis antara Polri dan Masyarakat

“Yang seharusnya ada adalah proses verifikasi kembali terkait status setiap PO Bus yang ada. Apakah izinnya masih berlaku, sudah mati suri, atau bahkan tidak memiliki izin sama sekali. Tapi kenyataannya, langkah krusial itu justru diabaikan total,” tegasnya.

Akibatnya, menurut Iwan, tujuan utama dari kegiatan penertiban tidak tercapai. Pelanggaran yang sudah lama terjadi tetap berlanjut, dan ketidakadilan bagi pelaku usaha yang sudah legal tetap terasa.

“Evaluasi tanpa verifikasi yang serius itu sama saja bohong. Bagaimana bisa masalah diselesaikan jika data dan fakta di lapangan tidak dicek dengan benar? Kami berharap ke depannya ada tindakan yang lebih nyata dan tidak hanya sekadar pencitraan,” pungkas Iwan Kurniawan.

(Red)

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru