KadisDukcapil Kuansing

RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

DPRD Kuansing

Pj Kades Koto Sentajo Kecamatan Sentajo Raya H. Bahasa, A. Md

Jama’ah Muslimin Tetapkan Awal Ramadhan Jatuh Pada 18 Februari 2026 Berdasarkan Rukyat Global

- Penulis

Rabu, 18 Februari 2026 - 02:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto : Sekretaris Umum Jama’ah Muslimin (Hizbullah) membacakan Penetapan Awal Ramadhan 1447 H. (Foto: AM/TP)

BOGOR //TintaPos.Com// – Jama’ah Muslimin (Hizbullah) secara resmi menetapkan awal Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu 18 Februari 2026. Penetapan tersebut disampaikan melalui surat keputusan yang ditandatangani oleh Imaamul Muslimin Yakhsyallah Mansur dan dibacakan oleh Sekretaris Umum Agus Sudarmaji dalam Sidang Isbat yang digelar di Pondok Pesantren Al-Fatah Cileungsi, Bogor, Selasa (17/2/2026) malam.

Dalam surat penetapan itu dijelaskan bahwa rukyatul hilal di beberapa titik wilayah Indonesia tidak berhasil melihat hilal (bulan sabit baru). Namun di negara-negara Timur Tengah seperti Arab Saudi, Qatar dan Uni Emirat Arab (UEA) hilal terlihat dan diumumkan secara resmi oleh Majelis Tertinggi (Majelis ‘Ulya) masing-masing negara bersangkutan.

Setelah Pusat Observasi Falak (POF) melaporkan hasil pelaksanaan rukyat global tersebut, Majelis Qodlo Jama’ah Muslimin (Hizbullah) merekomendasikan kepada Imaamul Muslimin untuk menetapkan keputusan awal Ramadhan 1447 Hijriah.

“Berdasarkan informasi hasil rukyatul hilal di Saudi Arabia, UEA, Qatar dan Yaman pada Selasa petang 17 Februari 2026 yang berhasil melihat hilal sebagaimana dilaporkan Majelis Qodlo, serta memperhatikan berbagai pertimbangan telah memenuhi persyaratan Syariat Islam dalam pengambilan keputusan, maka Imaamul Muslimin menetapkan tanggal 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada hari Rabu bertepatan dengan 18 Februari 2026 Masehi,” kata Agus Sudarmaji saat membacakan surat penetapan.

Baca Juga:  Tangkap Bigboss PETI, di Pulau Biduak Desa Koto Baru, Tepanya di Belakang Lahan PEMDA atau Pabrik Brondol Desa Koto Baru

Imaam Yakhsyallah Mansur juga menyampaikan doa dan harapan agar kaum Muslimin di seluruh dunia senantiasa mendapat pertolongan dan keberkahan dari Allah subhanahu wa ta’ala dalam melaksanakan seluruh kewajiban ibadah di bulan suci Ramadhan.

Sidang Isbat Jama’ah Muslimin (Hizbullah) yang berlangsung pukul 22.00 – 23.15 WIB dihadiri Imaamul Muslimin dan staf pusat, Majelis Qodlo dan staf, Ketua POF dan staf, serta para ikhwan yang mengikuti secara online.

Sementara itu, pemerintah RI melalui Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan awal Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan tersebut diambil dalam sidang isbat yang digelar di Hotel Borobudur, Selasa sore (17/2), dengan dasar tidak adanya laporan rukyat hilal yang berhasil di sejumlah titik pemantauan wilayah Indonesia sehingga pemerintah memutuskan untuk mengistikmalkan bulan Sya’ban menjadi1 30 hari.

Perbedaan penetapan ini kembali mencerminkan adanya perbedaan metode dan wilayah rukyat dalam penentuan awal bulan hijriah. Meski demikian, seluruh umat Islam diimbau untuk tetap menjaga persatuan, saling menghormati, dan mengedepankan ukhuwah Islamiyah dalam menjalankan ibadah Ramadhan. [AM]

Berita Terkait

Analisis Mendalam dan Terstruktur Mengenai Fenomena Penolakan Masyarakat Terhadap Pengambilalihan Tanah untuk Proyek Pemerintah
Kapolda Sumsel Tegaskan Soliditas TNI-Polri Kunci Utama Kondusivitas Sumatera Selatan
Peguyuban Masyarakat Anti Korupsi Indonesia NTB Sorot Proyek SPAM Kota Bima: Potongan Harga 20% Dinilai Berisiko Turunkan Kualitas Layanan
Istiqomah Hingga Akhir di Lokasi Bencana, Tim UAR Jabar Terharu Tinggalkan Pasirlangu
Kamuflase Ojek di Pangkalan Terlibat Dalam Jaringan Kurir Narkoba 15 Kilogram di Asahan
Imam Plur Ragukan Pemenang Tender Ruang Rawat Inap RSUD kota bima, Tak Miliki SBU Gedung Kesehatan
Bhabinkamtibmas Polsek Tungkal Ilir Gencarkan Sosialisasi Program P2B Dukung Swasembada Pangan Nasional
Bangun Komunikasi Kredibel dan Bernilai,PTBA Sabet Empat Penghargaan Bergengsi di Public Relations Indonesia Awards 2026
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 06:09

Analisis Mendalam dan Terstruktur Mengenai Fenomena Penolakan Masyarakat Terhadap Pengambilalihan Tanah untuk Proyek Pemerintah

Rabu, 18 Februari 2026 - 18:15

Kapolda Sumsel Tegaskan Soliditas TNI-Polri Kunci Utama Kondusivitas Sumatera Selatan

Rabu, 18 Februari 2026 - 11:41

Peguyuban Masyarakat Anti Korupsi Indonesia NTB Sorot Proyek SPAM Kota Bima: Potongan Harga 20% Dinilai Berisiko Turunkan Kualitas Layanan

Rabu, 18 Februari 2026 - 05:48

Kamuflase Ojek di Pangkalan Terlibat Dalam Jaringan Kurir Narkoba 15 Kilogram di Asahan

Rabu, 18 Februari 2026 - 03:39

Imam Plur Ragukan Pemenang Tender Ruang Rawat Inap RSUD kota bima, Tak Miliki SBU Gedung Kesehatan

Rabu, 18 Februari 2026 - 02:39

Jama’ah Muslimin Tetapkan Awal Ramadhan Jatuh Pada 18 Februari 2026 Berdasarkan Rukyat Global

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:31

Bhabinkamtibmas Polsek Tungkal Ilir Gencarkan Sosialisasi Program P2B Dukung Swasembada Pangan Nasional

Selasa, 17 Februari 2026 - 15:06

Bangun Komunikasi Kredibel dan Bernilai,PTBA Sabet Empat Penghargaan Bergengsi di Public Relations Indonesia Awards 2026

Berita Terbaru