KadisDukcapil Kuansing

RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Kontainer Terlepas di Simpang Bitung Barat, Tiga Warga Terluka : Warga Soroti Truk Berat Masih Padati Jalan Kota

- Penulis

Senin, 2 Maret 2026 - 00:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BITUNG, SULUT //TintaPos.Com// – Jatuhnya kontainer dari truk trailer di persimpangan lampu merah Bitung Barat Satu, Kecamatan Maesa, Minggu petang (1/3/2026), tidak hanya meninggalkan tiga korban luka tetapi juga memicu kekhawatiran warga terhadap lalu-lalang kendaraan bertonase besar di jalan-jalan utama Kota Bitung.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 17.00 Wita itu memperlihatkan langsung risiko kendaraan berat yang beroperasi di jalur padat masyarakat. Kontainer yang terlepas menimpa pohon hingga tumbang dan mengenai pengendara sepeda motor yang sedang berhenti di lampu merah.

Tiga korban dirawat di RSAL Dr. R. Oetojo Slamet Riyadi, dua di antaranya mengalami luka ringan sementara satu korban mengalami luka serius.

Kasat Lantas Polres Bitung AKP Dwi Dea Anggraini mengatakan penyebab kejadian masih diselidiki.

“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk memeriksa saksi-saksi dan pengemudi serta meneliti kondisi kendaraan. Kami memastikan proses ini berjalan profesional dan transparan,” ujar AKP Dwi Dea Anggraini.

Ia juga mengimbau pengemudi angkutan berat agar memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan serta memperhatikan aspek keselamatan muatan.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk lebih berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, dan memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan agar kejadian serupa tidak terulang,” katanya.

Warga Soroti Bahaya Truk Kontainer di Jalan Kota

Sejumlah warga yang ditemui di sekitar lokasi kejadian menilai kecelakaan tersebut memperlihatkan besarnya risiko kendaraan berat yang masih bercampur dengan kendaraan masyarakat di jalur perkotaan.

Menurut warga, truk trailer dan kontainer kerap melintas hampir sepanjang hari di jalan utama Bitung, termasuk pada jam sibuk ketika lalu lintas dipenuhi sepeda motor dan kendaraan pribadi.

Baca Juga:  Indonesia Hari Ini: Stabil di Angka, Tertekan di Rasa

“Kita ini setiap hari lewat jalan yang sama dengan truk-truk besar. Kalau sampai kontainer jatuh seperti ini, masyarakat yang jadi korban,” kata seorang pengendara yang berada di lokasi saat kejadian.

Warga lain menilai keberadaan kendaraan bertonase besar di pusat kota seharusnya sudah bisa dikurangi karena tersedia jalur alternatif.

Mereka menunjuk keberadaan Tol Manado-Bitung yang sejak beberapa tahun terakhir difungsikan sebagai jalur distribusi logistik menuju kawasan pelabuhan dan industri.

Namun dalam praktiknya, truk kontainer masih banyak menggunakan jalan umum di pusat kota.

“Sudah ada jalan tol khusus untuk kontainer, tapi masih banyak yang lewat jalan dalam kota. Padahal ini berbahaya sekali,” ujar seorang warga Bitung Barat.

Risiko Kendaraan Tonase Besar

Pengamatan di lapangan menunjukkan jalur menuju kawasan pelabuhan Bitung merupakan koridor utama distribusi barang sehingga kendaraan trailer kerap bercampur dengan kendaraan masyarakat.

Kondisi tersebut dinilai meningkatkan risiko kecelakaan karena perbedaan ukuran kendaraan dan keterbatasan ruang manuver di persimpangan jalan kota.

Kecelakaan kontainer terlepas di Bitung Barat memperlihatkan bahwa satu kesalahan teknis atau kelalaian dapat berdampak langsung terhadap pengguna jalan lain yang tidak memiliki perlindungan memadai.

Polisi menyita satu unit trailer, satu kontainer, serta dua sepeda motor sebagai barang bukti dan masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kejadian.

Peristiwa ini sekaligus memperkuat desakan warga agar pemerintah daerah dan aparat penegak hukum menata kembali jalur operasional kendaraan bertonase besar di Kota Bitung, terutama pada jam-jam padat aktivitas masyarakat.

(*MICHAEL HONTONG*)

Berita Terkait

Sungai Ciliwung Kembali Telan Korban, Bocah 6 Tahun Dilaporkan Hanyut
Jemaah Haji di Bondowoso Sudah Terima Koper
Joni putra : dorong kegiatan kegiatan keagamaan di sariak Laweh
Perempuan Berani Bermimpi dan Harus Bergerak Nyata
“Desa Cantik” Untuk Sumenep
MUI Jawa Timur Kini Punya Nahkoda Baru Bernama Abd Halim Soebahar Sah
Pro-Kontra Kebijakan Verval Data Kemiskinan, Sejumlah Anggota DPRD Jember Tetap Dukung
Gerakan ASRI Pemerintah Banyuasin Bersama TNI–Polri dan Masyarakat Bersihkan Sungai Anak Gasing di Sukajadi Timur
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 16:04

Sungai Ciliwung Kembali Telan Korban, Bocah 6 Tahun Dilaporkan Hanyut

Selasa, 21 April 2026 - 14:46

Jemaah Haji di Bondowoso Sudah Terima Koper

Selasa, 21 April 2026 - 12:57

Joni putra : dorong kegiatan kegiatan keagamaan di sariak Laweh

Selasa, 21 April 2026 - 12:48

Perempuan Berani Bermimpi dan Harus Bergerak Nyata

Selasa, 21 April 2026 - 12:47

“Desa Cantik” Untuk Sumenep

Selasa, 21 April 2026 - 11:37

Pro-Kontra Kebijakan Verval Data Kemiskinan, Sejumlah Anggota DPRD Jember Tetap Dukung

Selasa, 21 April 2026 - 11:36

Gerakan ASRI Pemerintah Banyuasin Bersama TNI–Polri dan Masyarakat Bersihkan Sungai Anak Gasing di Sukajadi Timur

Selasa, 21 April 2026 - 11:33

Bupati Murung Raya Tekankan Pelayanan Dukcapil

Berita Terbaru

Berita

Jemaah Haji di Bondowoso Sudah Terima Koper

Selasa, 21 Apr 2026 - 14:46

Berita

Perempuan Berani Bermimpi dan Harus Bergerak Nyata

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:48

Berita

“Desa Cantik” Untuk Sumenep

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:47