RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Mahasiswa dan Masyarakat Tolitoli Gelar Aksi Tuntut Penertiban Tambang Ilegal

- Penulis

Jumat, 5 Juni 2026 - 02:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tolitoli, //Tintapos.com// – Ratusan mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Lingkungan menggelar aksi unjuk rasa di Taman Kota Gaukan Muhammad Bantilan (GMB) dan Kantor DPRD Kabupaten Tolitoli, Kamis (4/6/2026).

Aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi terkait dugaan aktivitas pertambangan yang tidak memiliki izin resmi serta dampaknya terhadap lingkungan di sejumlah wilayah Kabupaten Tolitoli.

Massa aksi berasal dari berbagai organisasi kemahasiswaan, di antaranya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), serta sejumlah organisasi mahasiswa lainnya di daerah tersebut.

Sebelum menuju lokasi utama, peserta aksi terlebih dahulu melakukan konsolidasi di Lapangan Desa Dadakitan dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tanjung Batu. Setelah itu, massa bergerak menuju Taman Kota GMB dan Kantor DPRD Kabupaten Tolitoli untuk menyampaikan tuntutan secara langsung.

Dalam aksinya, para demonstran menyuarakan sejumlah tuntutan, antara lain penertiban aktivitas pertambangan yang tidak sesuai ketentuan, penegakan hukum terhadap pihak yang terlibat, serta evaluasi terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan.

Baca Juga:  GELAR PEMUSNAHAN BARANG BUKTI SABU 21,9 KG , POLRES BANYUASIN SELAMATKAN 110.000 JIWA

Selain itu, massa juga menyoroti dugaan penyalahgunaan distribusi bahan bakar bersubsidi yang diduga berkaitan dengan aktivitas pertambangan ilegal. Mereka meminta pemerintah dan aparat penegak hukum memperketat pengawasan di lapangan.

Perwakilan HMI Cabang Tolitoli, Khaliq Amasifa, menegaskan bahwa persoalan lingkungan tidak dapat diabaikan karena berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.

Ketua Umum HMI Cabang Tolitoli, Moh. Yogi Sentanu, juga meminta pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk mengambil langkah tegas terhadap aktivitas yang melanggar aturan tersebut.

Ia menegaskan bahwa aksi serupa akan kembali dilakukan apabila tidak ada tindak lanjut konkret dari pihak berwenang.

Aksi berlangsung bertepatan dengan kunjungan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, ke Kabupaten Tolitoli dalam rangka kegiatan Upacara Hut Pemadam Kebakaran, Pol-PP dan Linmas Se- Sulawesi Tengah

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Tolitoli menerima pernyataan sikap serta tuntutan yang disampaikan oleh perwakilan massa aksi untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

Hingga aksi berakhir, kegiatan berlangsung tertib dan kondusif dengan pengamanan aparat setempat.

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru