Tolitoli, //Tintapos.com// – Ratusan mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Lingkungan menggelar aksi unjuk rasa di Taman Kota Gaukan Muhammad Bantilan (GMB) dan Kantor DPRD Kabupaten Tolitoli, Kamis (4/6/2026).
Aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi terkait dugaan aktivitas pertambangan yang tidak memiliki izin resmi serta dampaknya terhadap lingkungan di sejumlah wilayah Kabupaten Tolitoli.
Massa aksi berasal dari berbagai organisasi kemahasiswaan, di antaranya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), serta sejumlah organisasi mahasiswa lainnya di daerah tersebut.
Sebelum menuju lokasi utama, peserta aksi terlebih dahulu melakukan konsolidasi di Lapangan Desa Dadakitan dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tanjung Batu. Setelah itu, massa bergerak menuju Taman Kota GMB dan Kantor DPRD Kabupaten Tolitoli untuk menyampaikan tuntutan secara langsung.
Dalam aksinya, para demonstran menyuarakan sejumlah tuntutan, antara lain penertiban aktivitas pertambangan yang tidak sesuai ketentuan, penegakan hukum terhadap pihak yang terlibat, serta evaluasi terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan.
Selain itu, massa juga menyoroti dugaan penyalahgunaan distribusi bahan bakar bersubsidi yang diduga berkaitan dengan aktivitas pertambangan ilegal. Mereka meminta pemerintah dan aparat penegak hukum memperketat pengawasan di lapangan.
Perwakilan HMI Cabang Tolitoli, Khaliq Amasifa, menegaskan bahwa persoalan lingkungan tidak dapat diabaikan karena berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.
Ketua Umum HMI Cabang Tolitoli, Moh. Yogi Sentanu, juga meminta pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk mengambil langkah tegas terhadap aktivitas yang melanggar aturan tersebut.
Ia menegaskan bahwa aksi serupa akan kembali dilakukan apabila tidak ada tindak lanjut konkret dari pihak berwenang.
Aksi berlangsung bertepatan dengan kunjungan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, ke Kabupaten Tolitoli dalam rangka kegiatan Upacara Hut Pemadam Kebakaran, Pol-PP dan Linmas Se- Sulawesi Tengah
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Tolitoli menerima pernyataan sikap serta tuntutan yang disampaikan oleh perwakilan massa aksi untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.
Hingga aksi berakhir, kegiatan berlangsung tertib dan kondusif dengan pengamanan aparat setempat.





















