Kuansing //TintaPos.Com// – Warga Desa pulau Godang Kari Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi, meminta Kapolres Kuantan Singingi untuk segera menindak tegas aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang diduga dilakukan oleh oknum-oknum yang tak bertanggungjawab, Aktivitas ilegal tersebut dinilai telah meresahkan masyarakat dan berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan. Senin, 05/01/2025
Permintaan itu disampaikan berdasarkan keluhan warga yang terdampak langsung oleh aktivitas PETI di wilayah desa mereka. Selain mencemari lingkungan, penambangan ilegal tersebut dikhawatirkan merusak aliran sungai, lahan pertanian, serta mengancam kesehatan masyarakat akibat penggunaan bahan berbahaya seperti merkuri.
Warga berharap aparat kepolisian, khususnya Polres Kuantan Singingi, dapat bertindak cepat dan tegas guna menghentikan aktivitas PETI tersebut. Penegakan hukum dinilai penting agar memberikan efek jera sekaligus menjaga kelestarian lingkungan hidup di wilayah dusun Ceberlin Pulau Godang Kari.
Secara hukum, aktivitas PETI melanggar Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Dalam Pasal 158 disebutkan bahwa setiap orang yang melakukan penambangan tanpa izin resmi dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp100 miliar.
Selain itu, pelaku PETI juga dapat dijerat dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Pasal 98 ayat (1) mengatur bahwa setiap orang yang dengan sengaja melakukan perbuatan yang mengakibatkan pencemaran atau kerusakan lingkungan hidup dapat dipidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp10 miliar.
Masyarakt Desa pulau Godang kari berharap penegakan hukum dilakukan secara adil dan konsisten tanpa pandang bulu, demi menjaga keamanan, ketertiban, serta kelestarian lingkungan hidup di Kabupaten Kuantan Singingi.***
























