Foto net
BENAI //TintaPos.Com// – Sejumlah tokoh masyarakat di Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), memberikan klarifikasi terkait tudingan miring yang menerpa seorang oknum Kepala Desa berinisial FS.
Mereka menegaskan bahwa FS sudah tidak lagi terlibat dalam aktivitas penadahan emas ilegal sejak tiga bulan terakhir,
Pernyataan ini muncul sebagai respons atas pemberitaan sebuah media daring pada 14 Januari 2024, yang menyebut Polres Kuansing seolah “tidak berdaya” menangkap FS yang dituding sebagai penadah emas berskala besar.
Suhar, seorang tokoh adat dari Kenegerian Siberakun, menyatakan bahwa informasi yang beredar tersebut tidak sesuai dengan fakta di lapangan.
”Apa yang dikabarkan itu tidak benar. FS sudah tidak beraktivitas seperti itu (penadah emas) sejak tiga bulan terakhir,” ujar Suhar dengan nada tegas saat ditemui awak media di Banjar Lopak Benai, Kamis (15/1/2026).
Senada dengan Suhar, Daut, seorang pemilik warung yang sering menjadi tempat berkumpul warga, memberikan kesaksian terkait kedekatan FS dengan aparat kepolisian. Menurutnya, pertemuan antara FS dengan Kanit Reskrim maupun personel Polsek Benai adalah hal yang wajar mengingat status FS sebagai kepala desa.
”Sebagai Kades, wajar saja ia ngopi bareng polisi. Saya mendengar sendiri percakapan mereka hanya seputar Kamtibmas di desa dan bercengkrama biasa. Tidak ada yang mencurigakan,” jelas Daut.
Kritik tajam juga datang dari tokoh muda Kecamatan Benai, Beni Ardi. Ia menilai pemberitaan yang menyudutkan FS tersebut tidak berimbang dan mengabaikan prinsip dasar jurnalistik.
”Setelah saya baca, narasumbernya tidak jelas. Penulisannya terkesan bebas tanpa ada konfirmasi (cover both sides) kepada pihak-pihak terkait, baik kepada FS, Kanit Reskrim, maupun saksi mata di lokasi,” ungkap Beni.
Ia menambahkan bahwa sebuah produk jurnalistik seharusnya berpegang teguh pada 11 Kode Etik Jurnalistik (KEJ), terutama dalam hal verifikasi informasi agar tidak menjadi fitnah atau opini yang menyesatkan masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak-pihak terkait terus memantau perkembangan situasi di lapangan guna menjaga kondusivitas di wilayah Kecamatan Benai.
























