Kuansing //TintaPos.Com// — Sejumlah perangkat desa di Kabupaten Kuantan Singingi mengeluhkan keterlambatan pembayaran gaji atau penghasilan tetap (Siltap) yang sudah berlangsung cukup lama.
Penundaan pembayaran Siltap tahun 2024 bahkan mencapai tiga hingga empat bulan. Sementara untuk tahun anggaran 2025, para perangkat desa mengaku sudah memasuki bulan keempat tanpa menerima gaji.
Kondisi ini membuat banyak perangkat desa terpaksa mencari pekerjaan sampingan, seperti menjadi buruh tani dan pekerja bangunan, demi memenuhi kebutuhan keluarga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami sudah empat bulan belum menerima gaji. Tahun lalu juga sempat tertunda beberapa bulan. Terpaksa banyak dari kami mencari kerja tambahan untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga,” ujar salah seorang perangkat desa, Selasa (4/11/2025).
Menanggapi hal tersebut, PLT Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kuantan Singingi, Erdison menjelaskan bahwa tentang siltap untuk perangkat desa menurut Kabid yang membidangi itu bagi desa yang sudah melengkapi bahan sudah diantar ke BKAD.
“Sudah di ajukan ke BPKAD terkait pencairan Siltap perangkat desa.,” ujar Erdison kepada media ini, Rabu, 5/11/2025
Lanjut Plt kadis “kita masih menunggu realisasinya dari BKAD tersebut, namun kami akan mempertanyakan langsung kesitu nantinya mohon bersabar karena kami baru masuk hari ini
Perangkat desa berharap pemerintah daerah dapat segera mencairkan hak mereka, karena bagi sebagian besar dari mereka, gaji tersebut menjadi satu-satunya sumber penghidupan keluarga.



















