Sumbar //TintaPos.Com// – Di setiap dentum genderang dan nyala semangat di tribun, hidup semangat yang tak pernah padam — semangat kebersamaan, loyalitas, dan cinta tanpa syarat kepada tanah kelahiran dan kebanggaan daerah.
Di barisan Ultras West Sumatera 1980, tak ada ruang bagi keraguan. Hanya ada satu tekad: berdiri bersama, bersuara bersama, dan berjuang bersama.
> Kami takkan mundur walau kalah,
Kami tetap tegak di barisan,
Biar hujan, biar panas menyengat,
Kami tetap berdiri — karena cinta, bukan karena kemenangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pesan ini adalah cerminan jiwa militan dan kebersamaan sejati. Kekalahan bukan alasan untuk pergi, kemenangan bukan satu-satunya tujuan. Yang utama adalah loyalitas dan kehormatan barisan.
Identitas dan Kebanggaan
Bagi Ultras West Sumatera 1980, berdiri di tribun bukan sekadar menonton — tetapi menjaga marwah dan kebanggaan daerah.
Semangat “basamo manang, basamo kalah” menjadi nafas perjuangan: bersama menang, bersama kalah, tetap satu barisan.
> Tak gentar, takkan hilang dukungan,
Kami datang bukan karena kemenangan,
Tapi karena cinta di dada,
Karena kami Superior — bangga di barisan.
Di sanalah makna sejati kebersamaan: persaudaraan yang lahir dari satu semangat dan satu tanah. Nilai-nilai ini berpijak pada falsafah Minangkabau:
Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah.
Sebuah prinsip yang meneguhkan bahwa persaudaraan, kehormatan, dan solidaritas lebih tinggi dari kepentingan



















