KadisDukcapil Kuansing

RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Gaya Hidup Mewah Bos Penadah Emas di Peranap Jadi Sorotan, Kapolda Riau Diminta Tangkap Yusrianto alias AI

- Penulis

Senin, 19 Januari 2026 - 04:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peranap, INHU //TintaPos.Com// — Sosok Yusrianto alias AI, yang diduga sebagai bos pemurnian dan penadahan emas ilegal terbesar di Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), kembali menuai sorotan publik. Senin, 19/01/2026

Di tengah maraknya aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang merusak lingkungan, AI justru disebut-sebut menikmati gaya hidup mewah yang mencolok, memicu pertanyaan serius mengenai penegakan hukum di wilayah tersebut.

Berdasarkan keterangan sejumlah sumber, AI diduga telah lama menjalankan praktik penadahan emas hasil PETI secara terbuka di Peranap dan sekitarnya. Aktivitas tersebut disebut telah berlangsung bertahun-tahun dan melibatkan jaringan yang cukup besar.

“AI bukan pemain kecil. Selain sebagai penadah emas, dia juga diduga menguasai beberapa ponton rakit PETI yang beroperasi di berbagai lokasi,” ungkap salah satu narasumber kepada media ini.

Di tengah dugaan aktivitas ilegal tersebut, gaya hidup AI disebut jauh dari kesan sederhana. Ia dikabarkan kerap memamerkan kemewahan, mulai dari kepemilikan kendaraan bernilai tinggi hingga pola hidup konsumtif yang kontras dengan kondisi ekonomi sebagian besar masyarakat sekitar.

“Kalau dilihat dari gaya hidupnya, jelas bukan kelas ekonomi biasa. Ini yang membuat masyarakat bertanya-tanya, dari mana sumber kekayaannya,” ujar sumber lainnya.

Ironisnya, meskipun aparat penegak hukum pernah melakukan penindakan berupa penyitaan alat berat yang diduga terkait dengan aktivitas PETI milik AI, langkah tersebut dinilai belum memberikan efek jera. Aktivitas pertambangan emas ilegal di wilayah tersebut disebut masih terus berlangsung.

Baca Juga:  KPK Tindaklanjuti Laporan PMAKI NTB Terkait RSUD Kota Bima dan NUFReP, PMAKI Pusat Turut Monitor

“Alat beratnya memang pernah diamankan, tapi setelah itu kegiatan PETI tetap berjalan. Seolah tidak ada dampak hukum yang berarti,” tambah narasumber.

Aktivitas PETI yang diduga melibatkan AI ini juga disinyalir telah menyebabkan kerusakan lingkungan yang serius dan berkelanjutan. Pencemaran sungai serta kerusakan ekosistem menjadi ancaman nyata bagi kehidupan masyarakat dan generasi mendatang.

Situasi ini memicu keresahan warga sekaligus mempertanyakan ketegasan aparat penegak hukum setempat. Bahkan, di tengah masyarakat berkembang anggapan bahwa AI seolah kebal hukum.

“Kami berharap Kapolda Riau turun langsung. Kalau hukum ditegakkan dengan benar, tidak boleh ada yang kebal, siapa pun orangnya,” tegas seorang warga Peranap.

Lebih jauh, beredar pula dugaan bahwa untuk melancarkan bisnis ilegalnya, AI disebut menggelontorkan sejumlah uang kepada pihak-pihak tertentu agar aktivitasnya tidak tersentuh hukum. Dugaan praktik “uang tutup mulut” ini dinilai menjadi salah satu faktor yang membuat penadahan emas dan PETI tetap berlangsung secara terbuka.

Kasus ini menjadi ujian serius bagi komitmen aparat penegak hukum dalam memberantas PETI, kejahatan lingkungan, serta praktik penadahan emas ilegal di Provinsi Riau. Publik kini menanti langkah tegas Kapolda Riau untuk membuktikan bahwa hukum tidak dapat dikalahkan oleh kekuatan uang dan gaya hidup mewah hasil kejahatan.rls

Berita Terkait

Sambut Hangat, Kafasharkan Bitung Kodaeral Vlll Terima Kunjungan Silahturahmi Dansecata Rindam Xlll/Merdeka
Target PTSL 2026 Naik Signifikan,BPN Bondowoso Prioritaskan Wilayah Kota
Komplik kaum: Gelar Datuak Diduga Diambil Sepihak oleh Mantan Wali Nagari Lolo, KAN Dinilai Diam
Dukung Pelayanan Publik, Dandodik Kunjungi Kepala BPN Kota Bitung
Wira Club Lanud Sam Ratulangi Penuh Kehangatan Dan Keakraban
TK Syirkah Salafiyah,Wonojati Jenggawah Memperingati Hari Kartini 2026
Kuasa Hukum Kepala Desa Pakel,Menegaskan Perdamaian Tanpa Dendam
SPPG Di Minta Rekrut Calon Tenaga Kerja Yang Sudah Menjalani Beberapa Tahapan
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 08:32

Sambut Hangat, Kafasharkan Bitung Kodaeral Vlll Terima Kunjungan Silahturahmi Dansecata Rindam Xlll/Merdeka

Selasa, 21 April 2026 - 08:30

Target PTSL 2026 Naik Signifikan,BPN Bondowoso Prioritaskan Wilayah Kota

Selasa, 21 April 2026 - 08:09

Komplik kaum: Gelar Datuak Diduga Diambil Sepihak oleh Mantan Wali Nagari Lolo, KAN Dinilai Diam

Selasa, 21 April 2026 - 07:58

Dukung Pelayanan Publik, Dandodik Kunjungi Kepala BPN Kota Bitung

Selasa, 21 April 2026 - 07:55

Wira Club Lanud Sam Ratulangi Penuh Kehangatan Dan Keakraban

Selasa, 21 April 2026 - 07:51

Kuasa Hukum Kepala Desa Pakel,Menegaskan Perdamaian Tanpa Dendam

Selasa, 21 April 2026 - 07:49

SPPG Di Minta Rekrut Calon Tenaga Kerja Yang Sudah Menjalani Beberapa Tahapan

Selasa, 21 April 2026 - 07:47

Wabup Rahmanto Minta Semua Pihak Bersatu Tekan Stunting

Berita Terbaru