Padang //TintaPos.Com// – Kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Air Dingin, Kota Padang, semakin memprihatinkan dan menjadi perhatian serius masyarakat.
Pantauan di lapangan menunjukkan tumpukan sampah yang terus menggunung dan meluas dari hari ke hari(08/02/26).
TPA Air Dingin setiap harinya menerima ratusan ton limbah rumah tangga dari berbagai wilayah di Kota Padang.
Truk pengangkut sampah terlihat silih berganti membuang muatan, sementara alat berat yang tersedia hanya mampu meratakan sebagian kecil dari tumpukan sampah yang terus meninggi.
Sistem pengelolaan sampah di lokasi tersebut masih menggunakan metode open dumping, yang dinilai berpotensi menimbulkan dampak lingkungan jangka panjang.
Limbah plastik tampak mendominasi area TPA, bercampur dengan sisa makanan, kain, serta berbagai material lainnya.
Kondisi semakin mengkhawatirkan dengan ditemukannya sejumlah ternak sapi yang bebas berkeliaran di area TPA Air Dingin untuk mencari makan di antara tumpukan limbah.
Situasi ini dinilai berisiko memicu penyebaran penyakit serta mencemari rantai makanan.
Berdasarkan perkiraan, Kota Padang menghasilkan sekitar 640 ton sampah setiap harinya. Dari jumlah tersebut, sekitar 400 hingga 450 ton langsung dibuang ke TPA Air Dingin.
Beban ini terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas perkotaan.
Warga yang bermukim di sekitar TPA mengaku semakin terganggu dengan bau menyengat yang kerap tercium, terutama saat angin bertiup ke arah permukiman.
“Kondisinya makin parah. Sampah terus bertambah, baunya kuat sekali, kami khawatir berdampak ke kesehatan keluarga,” ujar salah seorang warga sekitar.
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera melakukan pembenahan serius terhadap sistem pengelolaan sampah, mulai dari pengurangan sampah dari sumbernya, peningkatan fasilitas pengolahan, hingga penerapan teknologi yang lebih ramah lingkungan.
Jika tidak segera ditangani secara terencana dan berkelanjutan, TPA Air Dingin dikhawatirkan akan terus menjadi sumber pencemaran lingkungan serta ancaman nyata bagi kesehatan masyarakat sekitar.
(*Ziqro)
























