KadisDukcapil Kuansing

RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

TPA Air Dingin Padang Kian Memprihatinkan, Tumpukan Sampah Menggunung dan Ancam Lingkungan

- Penulis

Minggu, 8 Februari 2026 - 15:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang //TintaPos.Com// – Kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Air Dingin, Kota Padang, semakin memprihatinkan dan menjadi perhatian serius masyarakat.

Pantauan di lapangan menunjukkan tumpukan sampah yang terus menggunung dan meluas dari hari ke hari(08/02/26).

TPA Air Dingin setiap harinya menerima ratusan ton limbah rumah tangga dari berbagai wilayah di Kota Padang.

Truk pengangkut sampah terlihat silih berganti membuang muatan, sementara alat berat yang tersedia hanya mampu meratakan sebagian kecil dari tumpukan sampah yang terus meninggi.

Sistem pengelolaan sampah di lokasi tersebut masih menggunakan metode open dumping, yang dinilai berpotensi menimbulkan dampak lingkungan jangka panjang.

Limbah plastik tampak mendominasi area TPA, bercampur dengan sisa makanan, kain, serta berbagai material lainnya.

Kondisi semakin mengkhawatirkan dengan ditemukannya sejumlah ternak sapi yang bebas berkeliaran di area TPA Air Dingin untuk mencari makan di antara tumpukan limbah.

Situasi ini dinilai berisiko memicu penyebaran penyakit serta mencemari rantai makanan.

Baca Juga:  Kembali Beraktivitas Pelaku Setingkai di Dusun Jirak, Anggap Remeh Razia Polsek Benai, Hukum di Abaikan

Berdasarkan perkiraan, Kota Padang menghasilkan sekitar 640 ton sampah setiap harinya. Dari jumlah tersebut, sekitar 400 hingga 450 ton langsung dibuang ke TPA Air Dingin.

Beban ini terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas perkotaan.

Warga yang bermukim di sekitar TPA mengaku semakin terganggu dengan bau menyengat yang kerap tercium, terutama saat angin bertiup ke arah permukiman.

“Kondisinya makin parah. Sampah terus bertambah, baunya kuat sekali, kami khawatir berdampak ke kesehatan keluarga,” ujar salah seorang warga sekitar.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera melakukan pembenahan serius terhadap sistem pengelolaan sampah, mulai dari pengurangan sampah dari sumbernya, peningkatan fasilitas pengolahan, hingga penerapan teknologi yang lebih ramah lingkungan.

Jika tidak segera ditangani secara terencana dan berkelanjutan, TPA Air Dingin dikhawatirkan akan terus menjadi sumber pencemaran lingkungan serta ancaman nyata bagi kesehatan masyarakat sekitar.

(*Ziqro)

Berita Terkait

Bagaimana Jember Mengerek Investasi Rp 2,57 Triliun?
Polres Bitung Ungkap Peredaran Obat Keras, Ratusan Butir Trihexyphenidyl Diamankan
Semarak CFD, RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso Ajak Masyarakat Waspada TBC di Hari TB Sedunia
Rp50 Miliar untuk Jalan Bondowoso, Cukupkah?
Golkar Tolitoli Lakukan Klarifikasi Internal Terkait Penyaluran Bantuan Ayam Petelur
Penyaluran Pokir DPRD Tolitoli Disorot, Bantuan Ayam Petelur Dinilai Tidak Tepat Sasaran
Kuansing Surganya Bagi Pelaku PETI (Mesin Robin atau Setingkai) , Amri diduga Pemodal Kakap Kegiatan Ilegal Tersebut, Kapolsek Singingi Diminta Tegas Berantas Aktivitas PETI
Lapor Pak Kapolda Riau, Tangkap Sitorus Warga Desa Sungai Kuning F3 Diduga Pemilik dan Pemodal Aktivitas PETI di Desa Pasir Emas
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 02:00

Bagaimana Jember Mengerek Investasi Rp 2,57 Triliun?

Senin, 6 April 2026 - 01:47

Polres Bitung Ungkap Peredaran Obat Keras, Ratusan Butir Trihexyphenidyl Diamankan

Senin, 6 April 2026 - 01:43

Semarak CFD, RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso Ajak Masyarakat Waspada TBC di Hari TB Sedunia

Senin, 6 April 2026 - 01:09

Rp50 Miliar untuk Jalan Bondowoso, Cukupkah?

Minggu, 5 April 2026 - 15:47

Golkar Tolitoli Lakukan Klarifikasi Internal Terkait Penyaluran Bantuan Ayam Petelur

Minggu, 5 April 2026 - 15:44

Kuansing Surganya Bagi Pelaku PETI (Mesin Robin atau Setingkai) , Amri diduga Pemodal Kakap Kegiatan Ilegal Tersebut, Kapolsek Singingi Diminta Tegas Berantas Aktivitas PETI

Minggu, 5 April 2026 - 14:10

Lapor Pak Kapolda Riau, Tangkap Sitorus Warga Desa Sungai Kuning F3 Diduga Pemilik dan Pemodal Aktivitas PETI di Desa Pasir Emas

Minggu, 5 April 2026 - 12:23

Pemuda Penatoi Hentikan Pekerjaan PT Brantas Abipraya, Tuntut Janji Pemberdayaan & Legalitas Izin

Berita Terbaru

Berita

Rp50 Miliar untuk Jalan Bondowoso, Cukupkah?

Senin, 6 Apr 2026 - 01:09