RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Transformasi Digital Pajak Digenjot, Pemkab Bondowoso Kejar Target PAD 2026

- Penulis

Selasa, 14 April 2026 - 02:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bondowoso, //Tintapos.com// – Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus memperkuat strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan mengedepankan transformasi digital di sektor perpajakan. Langkah ini diwujudkan melalui sosialisasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang digelar di Pendopo Kecamatan Curahdami, Senin (13/4/2026).

Melalui Badan Pendapatan Daerah Bondowoso (Bapenda), Pemkab mulai menerapkan sistem elektronik Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (e-SPPT) pada tahun 2026. Inovasi ini memungkinkan masyarakat mengakses informasi pajak secara mandiri, mulai dari besaran tagihan hingga riwayat tunggakan tanpa harus datang ke kantor pelayanan.

Kemudahan pembayaran juga menjadi fokus utama. Wajib pajak kini dapat melunasi kewajibannya melalui berbagai kanal digital seperti QRIS, dompet digital, marketplace, hingga gerai ritel modern, sehingga proses menjadi lebih cepat, praktis, dan fleksibel.

Asisten III Sekretariat Daerah Bondowoso, Haeriah Yuliati, menegaskan bahwa sistem digital ini sekaligus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Setiap transaksi pembayaran tercatat otomatis dan langsung masuk ke kas daerah tanpa perantara, sehingga meminimalisir potensi kebocoran.

Dengan sistem online, pembayaran langsung masuk ke kas daerah dan tercatat otomatis, sehingga lebih aman dan transparan,” ujarnya.

Camat Curahdami, Guruh Purnama Putra, S.STP, M.Si, turut mengapresiasi langkah digitalisasi tersebut. Ia menyebut capaian Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di wilayahnya pada tahun 2025 telah mencapai 91,63 persen.

Baca Juga:  Kejari Jakarta Timur Usut Dugaan Korupsi Mesin Jahit, Dua Lokasi Digeledah

“Capaian pajak PBB Kecamatan Curahdami pada tahun 2025 mencapai 91,63 persen. Kami berharap pada tahun 2026 bisa lunas hingga 100 persen. Kami di tingkat kecamatan siap mendukung penuh, dengan terus mendorong sosialisasi hingga ke desa-desa agar masyarakat semakin memahami kemudahan layanan digital ini dan semakin patuh dalam membayar pajak,” ungkapnya.

Berdasarkan data, realisasi PAD Kabupaten Bondowoso pada tahun 2025 mencapai sekitar Rp300,3 miliar atau 71 persen dari target, dengan kontribusi PBB-P2 sebesar Rp17 miliar. Pada tahun 2026, pemerintah daerah menargetkan peningkatan PAD hingga sekitar Rp333 miliar.

Untuk mencapai target tersebut, Pemkab Bondowoso juga memperkuat monitoring dan evaluasi sejak awal tahun, serta menggencarkan sosialisasi hingga ke tingkat desa. Namun, sejumlah kendala masih dihadapi, terutama pada objek pajak di kawasan perumahan yang belum berpenghuni, yang menyulitkan proses penagihan.

Sebagai solusi, pemerintah mendorong percepatan pemecahan SPPT agar kewajiban pajak dapat langsung dibebankan kepada masing-masing pemilik properti. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan ketertiban administrasi sekaligus kepatuhan wajib pajak.

Dengan dukungan digitalisasi layanan dan penguatan koordinasi di lapangan, Pemkab Bondowoso optimistis target PAD tahun 2026 dapat tercapai, bahkan berpotensi melampaui capaian tahun sebelumnya.

(Eko,Tp)

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru