RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Pemkab Jember Dorong Perhutani–PTPN Ambil Peran Tekan Kemiskinan Ekstrem

- Penulis

Rabu, 15 April 2026 - 02:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jember, //Tintapos.com// – Persoalan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Jember masih menjadi pekerjaan rumah yang belum tuntas, meski beberapa tahun terakhir angkanya menunjukkan tren penurunan

Hal itu disampaikan Bupati Jember, Muhammad Fawait, Selasa (14/4/2026). Pihaknya kini mendorong kolaborasi lebih konkret dengan sejumlah pihak, terutama pengelola kawasan hutan dan perkebunan.

Ia menyoroti tingginya angka kemiskinan yang masih terkonsentrasi di wilayah pinggiran hutan dan perkebunan. Menurutnya, kawasan tersebut memerlukan penanganan lebih spesifik.

“Kita tahu bahwa kemiskinan di Kabupaten Jember menjadi masalah yang dalam 10 tahun terakhir ini belum terselesaikan. PR-nya kemiskinan yang di pinggir hutan dan kebun,” ujarnya.

Fawait menilai keberadaan dua BUMN besar, yakni PTPN dan Perhutani, seharusnya dapat memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar.

Ia mendorong agar pengelolaan sumber daya yang ada bisa lebih berpihak kepada warga lokal. Salah satu solusi yang didorong adalah optimalisasi program hutan sosial.

Di Kabupaten Jember, kata dia, terdapat potensi lahan hutan sosial seluas sekitar 36-38 ribu hektare yang dinilai bisa dimanfaatkan untuk mengurangi kemiskinan ekstrem.

Menurutnya, jika pengelolaan lahan tersebut diberikan secara tepat sasaran kepada masyarakat miskin di sekitar hutan, dampaknya akan signifikan.

“Bayangkan jika 38 ribu hektare itu dibagikan masing-masing satu hektare per kepala keluarga, maka sekitar 38–40 ribu keluarga bisa keluar dari kemiskinan ekstrem,” kata dia.

Baca Juga:  Analisis Kritis Ketidakhadiran Dishub Provinsi dalam RDP Mengenai Operasional Bus Ilegal: Aliansi NGO Menduga Konspirasi Terstruktur

Selain itu, ia juga menyoroti pemanfaatan lahan milik PTPN, baik di kawasan perkebunan maupun di wilayah perkotaan. Ia berharap, setiap kerja sama pengelolaan lahan melibatkan masyarakat sekitar, terutama sebagai tenaga kerja.

Di sisi lain, lahan PTPN di kawasan perkotaan dinilai berpotensi dikembangkan untuk menggerakkan sektor ekonomi informal. Sehingga dapat menekan angka kemiskinan.

Fawait mengungkapkan, saat ini masih terdapat sekitar 90 ribu kepala keluarga di Jember yang masuk kategori kemiskinan ekstrem atau desil satu.

Kondisi tersebut menggambarkan masyarakat yang harus bekerja setiap hari hanya untuk memenuhi kebutuhan makan di hari yang sama.

Meski capaian penurunan kemiskinan di Jember tergolong cepat di tingkat Jawa Timur, bahkan tertinggi di wilayah Tapal Kuda, ia menilai hasil tersebut belum cukup.

“Masih banyak masyarakat kita yang berada di kategori sangat miskin. Ini yang harus menjadi fokus ke depan,” tegasnya.

Pemkab Jember juga mendorong agar pemerintah pusat, termasuk Kementerian Kehutanan dan Perhutani, dapat meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah.

Hal ini penting agar program seperti hutan sosial benar-benar tepat sasaran, dengan mengacu pada data kemiskinan yang dimiliki daerah.

Dengan sinergi yang lebih kuat dan pemanfaatan potensi lahan secara optimal, pemerintah daerah optimistis upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di Jember dapat dipercepat..

(Nur,Tp)

Berita Terkait

Kejati Sumbar Tingkatkan Kasus Dugaan Korupsi Dana KUR Bank Nagari Talawi ke Tahap Penyidikan
Daerah Istimewa Minangkabau: Gagasan Penguatan Adat, Budaya, dan Pembangunan Daerah
Gerakan Anti Narkotika Indonesia: GANISA Hadiri Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional Bersama BNN RI di Lido Bogor
Sejumlah Perusahaan di Kuansing Menyatakan Komitmen Dukung Pelaksanaan Festival Pacu Jalur 2026
Wujudkan Pelayanan Presisi, Astamaops Kapolri Komjen Pol M Fadli Imran Tinjauan Polda Sulut
Kajati Sumbar Terima Kunjungan Silaturahmi Rektor UNP, Perkuat Sinergi Hukum dan Pendidikan
Tim UAR Jakarta Utara Santuni Pengungsi UNHCR Jakarta, Wujud Kepedulian Sesama
KETUA UMUM GANISA: Mengajak Seluruh Masyarakat Indonesia Peduli Generasi Penerus Bangsa Bersama kita Wujudkan Indonesia Emas
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:56

Kejati Sumbar Tingkatkan Kasus Dugaan Korupsi Dana KUR Bank Nagari Talawi ke Tahap Penyidikan

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:11

Daerah Istimewa Minangkabau: Gagasan Penguatan Adat, Budaya, dan Pembangunan Daerah

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:09

Gerakan Anti Narkotika Indonesia: GANISA Hadiri Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional Bersama BNN RI di Lido Bogor

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:33

Wujudkan Pelayanan Presisi, Astamaops Kapolri Komjen Pol M Fadli Imran Tinjauan Polda Sulut

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:32

Kajati Sumbar Terima Kunjungan Silaturahmi Rektor UNP, Perkuat Sinergi Hukum dan Pendidikan

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:06

Tim UAR Jakarta Utara Santuni Pengungsi UNHCR Jakarta, Wujud Kepedulian Sesama

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:55

KETUA UMUM GANISA: Mengajak Seluruh Masyarakat Indonesia Peduli Generasi Penerus Bangsa Bersama kita Wujudkan Indonesia Emas

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:53

BAZNAS Kota Padang Buka Program Bantuan Penyelesaian Tugas Akhir bagi Mahasiswa

Berita Terbaru