RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Laut Sulawesi, Tolitoli dan Buol Siaga Tsunami

- Penulis

Selasa, 9 Juni 2026 - 05:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tolitoli //Tintapos.com// – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Laut Sulawesi pada Senin (8/6/2026) pagi memicu kewaspadaan di sejumlah daerah pesisir, termasuk Kabupaten Tolitoli dan Kabupaten Buol di Provinsi Sulawesi Tengah. Menyusul kejadian tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tsunami bagi beberapa wilayah yang berpotensi terdampak.

Berdasarkan data yang dirilis BMKG, gempa terjadi pada pukul 06.37 WIB dengan pusat gempa berada di koordinat 5,69 Lintang Utara dan 125,05 Bujur Timur, atau sekitar 236 kilometer barat laut Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Gempa tercatat berada pada kedalaman 105 kilometer di bawah permukaan laut.

Meskipun berpusat cukup jauh dari wilayah Sulawesi Tengah, kekuatan gempa yang besar membuat BMKG segera melakukan analisis cepat terhadap potensi dampak yang dapat ditimbulkan, termasuk kemungkinan terjadinya tsunami di sejumlah wilayah pesisir Indonesia.

Hasil pemodelan BMKG menunjukkan bahwa Kabupaten Tolitoli dan Kabupaten Buol masuk dalam kategori Siaga Tsunami. Status tersebut menunjukkan adanya potensi kenaikan muka air laut yang perlu diwaspadai dan mengharuskan pemerintah daerah bersama instansi terkait mengambil langkah mitigasi secara cepat.

Dalam kondisi siaga, masyarakat yang berada di kawasan pesisir diminta untuk segera menjauhi pantai dan mengikuti arahan petugas apabila dilakukan proses evakuasi. Langkah ini bertujuan untuk meminimalkan risiko apabila terjadi gelombang tsunami yang mencapai daratan.

Sementara itu, wilayah pesisir bagian utara Kabupaten Donggala ditetapkan dalam kategori Waspada Tsunami. Pada status ini, masyarakat diimbau untuk tidak beraktivitas di sekitar pantai, muara sungai, maupun kawasan rendah yang berdekatan dengan garis pantai hingga situasi dinyatakan aman oleh otoritas berwenang.

BMKG juga mencatat bahwa peringatan dini tsunami tidak hanya berlaku untuk wilayah Sulawesi Tengah. Sejumlah daerah lain yang turut masuk dalam pemantauan antara lain Kepulauan Sangihe, Kota Manado, Minahasa Utara, Minahasa, Kepulauan Talaud, Minahasa Selatan, Bolaang Mongondow Utara, wilayah pesisir Gorontalo bagian utara, Maluku Utara, serta beberapa wilayah pesisir Kalimantan bagian utara dan timur.

Baca Juga:  Dugaan Ketidaktransparanan dalam Proses Rekrutmen dan Pemberhentian Massal Karyawan di SPBU 13.284.626

Menyikapi kondisi tersebut, pemerintah daerah bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, serta unsur terkait lainnya bergerak melakukan pemantauan situasi di lapangan. Informasi perkembangan kondisi juga terus disampaikan kepada masyarakat guna memastikan langkah-langkah mitigasi dapat dilakukan secara efektif.

Pemerintah mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Dalam situasi kebencanaan, penyebaran informasi yang tidak terverifikasi dapat menimbulkan kepanikan dan menghambat proses penanganan di lapangan.

Warga diminta untuk selalu mengacu pada informasi resmi yang dikeluarkan oleh BMKG, BNPB, BPBD, maupun pemerintah daerah setempat. Selain itu, masyarakat di wilayah pesisir juga diharapkan menyiapkan diri apabila sewaktu-waktu diperlukan langkah evakuasi sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi bahaya.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman bencana alam di Indonesia yang berada di kawasan cincin api Pasifik (Ring of Fire). Edukasi kebencanaan, sistem peringatan dini, serta koordinasi antarlembaga menjadi faktor penting dalam mengurangi risiko dan dampak yang dapat ditimbulkan oleh bencana.

Hingga berita ini ditulis, BMKG masih terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas gempa dan perkembangan muka air laut untuk memastikan kondisi terkini di wilayah yang berpotensi terdampak. Masyarakat diimbau tetap waspada, namun tidak panik, sambil menunggu informasi resmi berikutnya dari instansi yang berwenang.

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru