HEBOH! KANTOR DESA SAMPUNGU HANGUS DIBAKAR DINI HARI, POLISI TEMUKAN BARANG BUKTI MENCURIAT: BOTOL BERBAU SOLAR , ALAT HISAP DAN KARET BAN Diduga Bukan Kebakaran Biasa, Polres Bima Pastikan Ada Unsur Kesengajaan .

- Penulis

Minggu, 7 Juni 2026 - 06:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIMA-NTB,//TintaPos.Com//– 06 Juni 2026 – Suasana mencekam dan penuh tanda tanya kini menyelimuti warga Desa Sampungu, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima. Pasalnya, kantor desa yang menjadi pusat pelayanan dan administrasi warga, ludes terbakar rata dengan tanah pada dini hari tadi. Peristiwa ini semakin mencuat dan heboh setelah pihak kepolisian mengungkapkan temuan mengejutkan di lokasi kejadian yang mengarah pada dugaan kuat peristiwa ini bukan murni kecelakaan, melainkan tindakan pembakaran yang direncanakan.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bima segera turun tangan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) tak lama setelah kobaran api padam. Di bawah sorot lampu petugas dan mata warga yang masih ketakutan, tim penyidik menelusuri setiap sudut puing-puing bangunan yang hangus terbakar. Dan hasilnya? Temuan yang membuat bulu kuduk merinding.

Dari hasil penelusuran dan pemeriksaan mendetail di sekitar lokasi kebakaran, petugas mengamankan sejumlah barang bukti yang sangat mencurigakan dan menjadi kunci utama penyelidikan kasus ini. Di antara tumpukan abu dan sisa bangunan, polisi menemukan:Satu botol bekas air mineral yang tercium bau tajam dan menyengat bahan bakar jenis solar, diduga kuat digunakan sebagai bahan pembakar utama,Satu set alat hisap atau bong, barang yang diduga erat kaitannya dengan aktivitas penyalahgunaan zat, ditemukan tergeletak tidak jauh dari titik api pertama muncul,Potongan karet ban sepeda motor, yang diduga menjadi salah satu pemicu atau bahan pembantu penyebaran api agar kobaran cepat membesar.

Temuan-temuan ini menjadi petunjuk awal yang sangat kuat bahwa api yang melahap Kantor Desa Sampungu ini bukan timbul begitu saja, melainkan ulah tangan manusia.

“Temuan Ini Kunci Penyelidikan”

Mengonfirmasi hal tersebut, Kasat Reskrim Polres Bima, Iptu Gufron Subeki, yang memimpin langsung tim olah TKP membenarkan adanya penemuan barang-barang bukti tersebut. Melalui keterangannya yang disampaikan atas nama Kapolres Bima AKBP M. Anton Bhayangkara Gaisar, ia menegaskan bahwa barang bukti ini kini menjadi fokus utama penyelidikan.

Baca Juga:  Ratusan Kader dan Simpatisan Partai NasDem Serentak Melakukan Unjuk Rasa di Kantor NasDem di 22 Kabupaten/Kota di NTT

“Benar, kami menemukan dan mengamankan barang-barang tersebut saat melakukan olah TKP. Barang bukti itu kami temukan berserakan di sekitar lokasi kejadian dan kini sudah kami bawa ke Markas Komando Polres Bima untuk dianalisis lebih lanjut di laboratorium forensik,” tegas Iptu Gufron dengan wajah serius.

Meski belum menyimpulkan motif pelaku atau identitas orang yang bertanggung jawab, pihak kepolisian mengakui adanya kejanggalan-kejanggalan yang menguatkan dugaan tindak pidana pembakaran. Polisi kini sedang menelusuri jejak siapa yang diduga berniat jahat hingga berani membumihanguskan aset milik desa tersebut.

Warga Berdesas-desus, Misteri di Balik Asap

Berita kebakaran yang mengerikan ini langsung menyebar cepat ke seluruh penjuru kecamatan hingga kabupaten. Warga Sampungu berdesas-desus menyebutkan adanya kemungkinan motif dendam pribadi, ketidaksukaan terhadap kebijakan desa, atau bahkan motif lain yang masih tersembunyi. Keberadaan alat hisap yang ditemukan pun memunculkan spekulasi liar di tengah masyarakat: apakah pelaku dalam pengaruh zat saat melakukan aksinya? Atau ada keterlibatan pihak lain yang lebih besar?

Hingga berita ini diturunkan, penyidik masih bekerja keras mengumpulkan keterangan saksi, meneliti rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi, dan menelusuri jejak barang bukti yang diamankan. Warga Desa Sampungu pun kini hidup dalam kekhawatiran dan menanti kepastian hukum.

Apakah Kantor Desa Sampungu dibakar karena ada masalah besar? Siapa dalang di balik aksi nekat dan berani ini? Polres Bima berjanji akan mengungkap seluruh kebenaran di balik kepulan asap hitam yang mengepul di Desa Sampungu ini.

Kita tunggu perkembangan kasus yang membuat geger Kabupaten Bima ini.

Red.

Berita Terkait

Genset Mini, Rampok Miliaran: Mega Proyek RSUD, DAK 170 Miliar Di duga Seret Petinggi Daerah
Lapak Baru Berdiri di Batang Arau, Padahal Ada Plang Larangan Berjualan, Kadis Pariwisata Disorot Masyarakat
PORTAL JALAN MENUJU TANAH MAS AKHIRNYA DIBUKA, AKSES MOBIL DAMKAR SEMPAT TERHAMBAT
Polsek Cerenti Tertibkan 8 Rakit PETI di Sungai Batang Kuantan, Kecamatan Inuman
Duduk Bersama Warga, Kapolsek Kuantan Mudik AKP Andra Nosa S, H., M. H Garansi Kamtibmas Aman dan Kondusif
Polsek Singingi Tindak Lanjut Pengaduan Masyarakat Melalui Layanan Kepolisian 110, Dua Rakit Peti Ditindak
Pererat Silaturahmi dan Serap Aspirasi Warga, Kapolsek Kuantan Hilir Gelar Kegiatan Kumpul Bersama Masyarakat
Polsek Kuantan Mudik Tertibkan Dua Rakit PETI di Sekitar Venue Dayung Kebun Nopi
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:00

Genset Mini, Rampok Miliaran: Mega Proyek RSUD, DAK 170 Miliar Di duga Seret Petinggi Daerah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 03:27

DIDUGA PEMOTONGAN DANA P3-TGAI 2026 DI BIMA-DOMPU, LP2SDA SIAP LAPORKAN KE KEJAKSAAN AGUNG

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:31

Muklisin Dorong Sekolah Rakyat Jadi Jalan Anak Kuansing Raih Masa Depan Lebih Baik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:29

WALAU TAK SEBESAR HARAPAN, TAPI PENUH KETULUSAN — BPJS KESEHATAN BIMA SALURKAN BANTUAN PEMUGARAN MUSHOLLAH RIADU SHOALIHIN

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:50

BAPEKA-NTB BUKA KAIN KAFAN ASET NEGARA YANG HILANG DI BIMA — MAHKAMAH AGUNG & KEJATI DIY SIAP TINDAK

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:29

BAPEMPERDA DPRD KOTA BIMA GELAR RAPAT KERJA, BAHAS RAPERDA PRAKARSA DPRD TENTANG KETERTIBAN UMUM DAN KETENTERAMAN MASYARAKAT

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:53

Aroma Korupsi Pengadaan Genset Rp.4,8 Miliar RSUD Kota bima: Aktifis Laporkan ke Kejari Bima.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:24

SKANDAL RSUD KOTA BIMA: Pengadaan Genset 4,8 Miliar Diduga “MARK’ UP” Dan Libatkan Perusahaan cangkang.!!

Berita Terbaru