Banyuwangi //Tintapos.com// – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menyalurkan bantuan pangan dari Badan Pangan Nasional berupa beras dan minyak goreng kepada 211.782 keluarga penerima manfaat menjelang Lebaran 2026.
Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono di Banyuwangi, Selasa, menyampaikan penyaluran bulan Maret 2026 ini merupakan tahap pertama di tahun 2026.
“Masing-masing penerima bantuan pangan dari Badan Pangan Nasional ini mendapatkan bantuan berupa beras 10 kilogram dan 2 liter minyak goreng untuk per bulan alokasi,” ujarnya.
Ia berharap, bansos yang diberikan oleh pemerintah pusat tersebut dapat dirasakan manfaatnya oleh warga miskin.
Menurut Mujiono, bantuan ini harapannya tidak hanya memenuhi kebutuhan dapur keluarga kurang mampu, akan tetapi juga meminimalkan dampak fluktuasi harga di pasaran.
“Ini sangat berarti bagi masyarakat, terutama keluarga prasejahtera,” katanya.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan KB Kabupaten Banyuwangi Puguh Setyo menjelaskan penyaluran kali ini adalah untuk dua bulan, yakni Februari dan Maret.
“Karena ini rapelan dua bulan, maka masing-masing penerima, mendapatkan total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng,” katanya.
Ia menjelaskan di Banyuwangi bansos pangan didistribusikan melalui Perum Bulog setempat kepada keluarga penerima manfaat yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial.
“Proses distribusi bantuan pangan sudah dimulai sejak 16 Maret dan diperkirakan rampung pada 30 April mendatang,” katanya.
Ia menambahkan penyaluran bansos dilakukan berbasis desa/kelurahan, dan calon penerima bantuan cukup hadir ke balai desa/kelurahan setempat sesuai jadwal yang telah ditentukan dengan membawa persyaratan yang telah ditentukan, berupa KTP, Kartu Keluarga (KK) dan undangan..(Tim)






















