RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Solusi Alternatif Atasi Ketergantungan LPG,Pemkab Situbondo Memperkenalkan Kompor OBB

- Penulis

Kamis, 2 April 2026 - 02:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situbondo //TintaPos.Com// – Diskoperindag resmi memperkenalkan Kompor Oli Bekas Bermanfaat (OBB) sebagai alternatif energi di tengah persoalan kelangkaan LPG melon yang sempat terjadi selama bulan Ramadhan.

Momentum Halal Bihalal yang digelar Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Situbondo dimanfaatkan sebagai ajang peluncuran inovasi baru yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Inovasi ini dihadirkan sebagai respons cepat atas fenomena panic buying yang sempat memicu keresahan di masyarakat. Melalui pemanfaatan oli bekas, Diskoperindag menawarkan solusi bahan bakar yang lebih terjangkau, mudah diperoleh, serta dapat digunakan secara berkelanjutan.

Kepala Diskoperindag Situbondo, Prio Andoko, menegaskan bahwa pengembangan kompor OBB merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap LPG bersubsidi.

“Kompor OBB ini adalah jawaban kami atas fenomena panic buying gas LPG. Kami ingin memberikan opsi bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha, agar tidak lagi terpaku pada satu jenis bahan bakar saja,” ujar Prio Andoko, Rabu 1/4/2026.

Dari sisi teknis, kompor OBB dinilai cukup efisien untuk berbagai kebutuhan, khususnya skala usaha mikro hingga kegiatan dengan intensitas penggunaan tinggi. Dalam pemaparannya, disebutkan bahwa satu gelas kecil oli bekas mampu menghasilkan nyala api hingga 20 menit. Sementara itu, penggunaan satu liter oli bekas dapat bertahan hingga sekitar dua jam pemakaian secara kontinu.

Baca Juga:  UPTD Puskesmas Baserah laksanakan Lokakarya mini lintas sektoral dan forum konsultasi publik untuk Membangun Komitmen Lintas Sektor

Dengan efisiensi tersebut, kompor ini dinilai sangat cocok digunakan oleh pelaku UMKM, pedagang gorengan, hingga kebutuhan hajatan seperti acara pernikahan yang membutuhkan sumber panas dalam durasi panjang dengan biaya operasional yang lebih hemat.

Tidak berhenti pada tahap inovasi produk, Diskoperindag juga menyiapkan strategi jangka panjang untuk memastikan keberlanjutan program ini. Salah satunya dengan merencanakan pembangunan pos-pos penampungan oli bekas di sejumlah titik strategis di Kabupaten Situbondo. Langkah ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan bahan bakar sekaligus menciptakan sistem distribusi yang lebih terorganisir.

Melalui inovasi kompor OBB, Pemerintah Kabupaten Situbondo menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan solusi kreatif dan aplikatif guna menjawab tantangan kebutuhan energi masyarakat, sekaligus mendorong pemanfaatan limbah menjadi sumber daya yang bernilai guna.

Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, turut memberikan apresiasi terhadap terobosan yang dilakukan Diskoperindag. Ia menilai inovasi tersebut memiliki potensi besar untuk memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.

“Semoga kompor OBB ini kedepannya menjadi solusi yang nyata dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Situbondo, terutama dalam mengurangi beban biaya operasional rumah tangga dan usaha mikro,” pungkasnya.(DO’A)

Berita Terkait

Bupati Banyuwangi ajak umat Tri Dharma jaga harmoni dalam keberagaman
Bulog Salurkan Bantuan Pangan di Kelurahan Nalu, 900 Warga Terima Beras dan Minyak
WFH Resmi Berlaku di Bondowoso, Bupati Abdul Hamid Wahid Tekan Biaya dan Genjot Digitalisasi
Pemkab Bogor Segel Lokasi Pembuangan Sampah Liar di Klapanunggal
Kanwil BPN Jatim-Pemkab Jember perkuat koordinasi lahan baku sawah
Pemkab Tolitoli Bahas Perubahan Status PDAM Ogo Malane Menjadi Perumda
Peletakan Batu Pertama Jembatan Perintis Garuda Dimulai
Sholat Dhuha Rutin Kembali Digelar di Kemenag Banyuwangi, Perkuat Iman dan Integritas ASN
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:48

Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:46

Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:46

PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:04

Polsek Kuantan Hilir Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Pipil di Wilkumnya, Tanaman Jagung Tumbuh Subur dan Bagus

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:22

Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:57

Riki Rizo Namzah Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Sembelih Sapi Kurban

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:25

UAR – YEIF Bagikan Hewan Qurban untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh dan Sumatera Utara

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:09

Yayasan GANISA Hadiri Pembinaan Ormas di Kabupaten Bekasi, Perkuat Sinergi Demi Wilayah Kondusif

Berita Terbaru