KadisDukcapil Kuansing

RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Hidup 12 Jam,Kambing Bermata Satu Mati

- Penulis

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jember //TintaPos.Com// – Pemilik kambing yang juga Ketua RT 01/RW 30, Slamet mengungkapkan bahwa anak kambing miliknya itu mengembuskan napas terakhir pada pukul 14:30 WIB. Kambing itu lahir di hari yang sama pukul 03:00 WIB.

Seekor anak kambing bermata satu yang lahir di Dusun Bregoh, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Jember akhirnya mati. Hewan itu hanya bertahan hidup selama kurang lebih 12 jam setelah dilahirkan.

Slamet menceritakan dia tahu kelahiran anak kambing ini saat mendengar suara gaduh dari kandang di waktu sahur. Saat diperiksa, ternyata induk kambing miliknya tengah melahirkan.

“Pada saat sahur, ada suara jatuh di kandang kambing. Ternyata setelah dicek, kambing yang sedang hamil itu melahirkan,” ujarnya.

Namun, rasa syukur Slamet berubah menjadi kaget saat melihat kondisi fisik sang anak kambing. Bayi kambing itu hanya memiliki satu mata di bagian tengah wajahnya.

Baca Juga:  Jagung Menguning, Harapan Tumbuh : Panen Raya 2 Hektare Ramaikan Desa Lubuk Enau

“Saat melihat anak kambing pertama kali, saya kaget karena bayi kambing tersebut bermata satu. Saya dan seluruh keluarga pun kaget,” paparnya.

“Kambing itu kemarin lahir pukul 03.00 WIB dan meninggal (mati) pada pukul 15.30 WIB,” katanya, Kamis (5/3/2026).

“Saya bersama keluarga sepakat untuk merawat anak kambing tersebut. Tapi hanya dalam waktu sekitar 12 jam anak kambing itu sudah meninggal,” pungkasnya.

Meski sempat terkejut dengan kondisi fisik yang tidak normal, Slamet mengaku awalnya berniat membesarkan hewan itu. Ia dan keluarga sudah bersepakat untuk memberikan perawatan khusus.(redjatim)

Berita Terkait

Bentuk Keprihatinan Nyata, Wapres Gibran Tiba Di Sulut, Danlanud Samratulangi Dampingi Gubernur Sulut
Kenaikan Harga Plastik Jadi Momentum Kembali ke Alam
Dasar Hukum Surat Edaran Lemah, DPRD Banyuwangi Minta Eksekutif Kaji Ulang
MENYAYAT HATI! ORANG TUA DI LUAR KOTA OBATI AYAH,Bocah SD di Sape Jadi Korban Pelecehan, Sendirian Tanpa Perlindungan
Apel Pagi, Wakapolres Banyuasin Tekankan Pentingnya Moto Kapolda Sumsel dan Kedisiplinan Personel
Diduga Salah Tangkap di Nias Selatan: Bukan Pelaku, Warga Justru Ditahan Polisi
Proyek Serasuba Rp 4 Miliar Disorot: Hasil Fisik Dipertanyakan, Status Aset Diduga Bermasalah
Ditengah Marak Isu Kelangkaan BBM, Diduga ada Gudang Penimbunan BBM Subsidi di Kelurahan Sagrat, APH Diminta Jangan Tutup Mata
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 16:39

Bentuk Keprihatinan Nyata, Wapres Gibran Tiba Di Sulut, Danlanud Samratulangi Dampingi Gubernur Sulut

Senin, 6 April 2026 - 16:37

Kenaikan Harga Plastik Jadi Momentum Kembali ke Alam

Senin, 6 April 2026 - 16:35

Dasar Hukum Surat Edaran Lemah, DPRD Banyuwangi Minta Eksekutif Kaji Ulang

Senin, 6 April 2026 - 16:34

MENYAYAT HATI! ORANG TUA DI LUAR KOTA OBATI AYAH,Bocah SD di Sape Jadi Korban Pelecehan, Sendirian Tanpa Perlindungan

Senin, 6 April 2026 - 16:32

Apel Pagi, Wakapolres Banyuasin Tekankan Pentingnya Moto Kapolda Sumsel dan Kedisiplinan Personel

Senin, 6 April 2026 - 12:59

Proyek Serasuba Rp 4 Miliar Disorot: Hasil Fisik Dipertanyakan, Status Aset Diduga Bermasalah

Senin, 6 April 2026 - 10:24

Ditengah Marak Isu Kelangkaan BBM, Diduga ada Gudang Penimbunan BBM Subsidi di Kelurahan Sagrat, APH Diminta Jangan Tutup Mata

Senin, 6 April 2026 - 10:17

Ruang Ujian Disegel dan Metal Detector Disiapkan,Perketat Pengawasan SNBT 2026 Unej Jember

Berita Terbaru