Tolitoli, //Tintapos.com// – Pemerintah Desa Malangga membangun jembatan gantung di beberapa titik penyeberangan sungai sebagai upaya meningkatkan akses dan keselamatan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari. Salah satu jembatan yang telah dibangun berada di Dusun Kampung Tengah.
Pembangunan jembatan tersebut diprakarsai oleh Kepala Desa Malangga, Abdul Salam, sebagai bagian dari program pembangunan infrastruktur desa yang dilaksanakan secara bertahap. Infrastruktur ini dinilai penting karena selama ini warga harus menyeberangi sungai untuk menuju lahan pertanian, sekolah, maupun pusat kegiatan sosial di desa.
Menurut Abdul Salam, keberadaan sarana penyeberangan yang aman merupakan kebutuhan mendesak bagi masyarakat. Kondisi sungai yang sering mengalami peningkatan debit air pada musim hujan kerap menyulitkan warga dan berpotensi membahayakan keselamatan mereka.
“Pembangunan jembatan gantung ini sangat vital dan menjadi kebutuhan utama warga. Kami berharap fasilitas ini dapat mempermudah aktivitas masyarakat sehari-hari, terutama saat melintasi sungai,” ujarnya saat ditemui di kediamannya pada Selasa, 31 Maret 2026.
Pemerintah desa menyebutkan bahwa jembatan gantung di Dusun Kampung Tengah dibangun setelah melalui proses perencanaan dan musyawarah bersama masyarakat. Warga sebelumnya mengusulkan pembangunan jembatan sebagai prioritas karena lokasi tersebut menjadi jalur utama penghubung antarwilayah dalam desa.
Selain untuk memudahkan mobilitas, jembatan juga diharapkan dapat mendukung kegiatan ekonomi warga. Sebagian besar masyarakat Desa Malangga berprofesi sebagai petani dan harus membawa hasil panen melintasi sungai untuk dijual ke pasar atau dibawa ke pusat pengumpulan hasil pertanian.
Keberadaan jembatan gantung juga berdampak langsung terhadap akses pendidikan. Sebelum jembatan dibangun, sejumlah pelajar harus menunggu air surut atau menggunakan perahu sederhana untuk menyeberang. Kondisi tersebut kerap menyebabkan keterlambatan bahkan menghambat kehadiran siswa di sekolah.
Pemerintah desa menyatakan bahwa pembangunan jembatan akan terus dilanjutkan di titik lain yang dinilai memiliki tingkat kebutuhan tinggi. Prioritas pembangunan ditentukan berdasarkan tingkat risiko, jumlah pengguna, serta hasil musyawarah desa yang melibatkan tokoh masyarakat dan perangkat desa.
Dengan adanya pembangunan infrastruktur tersebut, diharapkan konektivitas antarwilayah di Desa Malangga semakin baik dan aktivitas warga dapat berjalan lebih aman, cepat, dan efisien. Pemerintah desa juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun agar dapat digunakan dalam jangka panjang.






















