RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Bupati: IPM Banyuwangi naik menjadi 75,17 pada 2025

- Penulis

Rabu, 1 April 2026 - 09:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuwangi,//Tintapos.com// – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengemukakan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, tercatat sebesar 74,30 pada 2024 naik menjadi 75,17 pada 2025, dan capaian ini melampaui target yang telah ditetapkan pemerintah daerah setempat.

IPM Banyuwangi meningkat dari 74,30 pada tahun 2024 menjadi sebesar 75,17 pada tahun 2025, realisasi ini telah melebihi target yang ditetapkan, dengan capaian sebesar 100,40 persen,” kata dia di Banyuwangi, Rabu.

Selain itu, lanjut Ipuk, angka kemiskinan juga terus turun tiap tahunnya dan persentase penduduk miskin turun dari 6,54 persen pada 2024 menjadi 6,13 persen pada 2025.

Sementara Indeks Gini atau rasio ketimpangan, kata dia, juga menunjukkan perbaikan dan nilainya turun dari 0,312 pada 2024 menjadi 0,290 pada 2025.

Dari sisi ekonomi, menurut Ipuk, Banyuwangi mencatat pertumbuhan sebesar 5,65 persen pada 2025, atau meningkat dari 4,68 persen pada 2024.

“Ini merupakan kenaikan tertinggi dalam lima tahun terakhir dan menjadi capaian pertumbuhan tertinggi selama periode 2021-2025, realisasi 2025 juga telah melebihi target yang ditetapkan, dengan capaian sebesar 115,31 persen,” kata Ipuk.

Bupati Ipuk mengatakan telah memaparkan berbagai capaian pembangunan daerah sepanjang tahun 2025 dalam Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2025 di DPRD setempat.

Baca Juga:  Yayasan GANISA Hadiri Pembinaan Ormas di Kabupaten Bekasi, Perkuat Sinergi Demi Wilayah Kondusif

“Penyelenggaraan pemerintahan daerah tahun anggaran 2025 telah berakhir, kami selaku Kepala Daerah berkewajiban untuk menyampaikan LKPJ Akhir Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD melalui rapat paripurna kemarin,” kata dia.

Ipuk menambahkan, di sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif, jumlah kunjungan wisatawan Nusantara meningkat dari 3,28 juta orang pada 2024 menjadi 3,50 juta orang pada 2025, dan kunjungan wisatawan mancanegara juga naik dari 122,90 ribu orang menjadi 166,99 ribu orang pada periode yang sama.

Sepanjang 2025, Banyuwangi juga meraih berbagai penghargaan di tingkat nasional, di antaranya penghargaan Kabupaten Berkinerja Tinggi dalam penilaian Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2024.

Predikat Kabupaten Terinovatif se-Indonesia dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2025 dari Kementerian Dalam Negeri.

Di bidang digitalisasi pemerintahan, Banyuwangi mencatat indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebesar 4,87, yang menempatkannya sebagai pemerintah daerah terbaik di Indonesia.

“Semua ini merupakan hasil kinerja dan sinergi pemerintah daerah beserta DPRD, serta seluruh jajaran Forkopimda, instansi vertikal, pemerintah desa, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat serta semua elemen masyarakat Banyuwangi,” kata Ipuk.

(Tim)

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru