Padang //TintaPis.Com//, 9 November 2025 — Tim Media Aktivis Indonesia melaporkan bahwa akhir-akhir ini banyak pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mengalami penurunan omset penjualan. Kondisi ini dipicu oleh meningkatnya harga kebutuhan pokok, terutama harga telur ayam, yang naik dari Rp48.000 per pack menjadi Rp52.000 per pack.
Kenaikan harga tersebut membuat para pedagang kecil kewalahan dalam menentukan harga jual yang sesuai dengan daya beli masyarakat. Akibatnya, omzet penjualan menurun dan pengelolaan keuangan menjadi semakin sulit.
Salah satu pemilik warung, Ante Desi, yang berlokasi di Jalan Watas Pisang No. 12, Padang, mengungkapkan bahwa kenaikan harga telur sangat memengaruhi pendapatan hariannya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
> “Harga telur naik terus, jadi kami bingung mau naikin harga jual berapa. Kalau terlalu tinggi, pembeli kabur, tapi kalau tetap, kami rugi,” ujar Ante Desi.
Tim Media Aktivis Indonesia mencatat bahwa kondisi seperti ini dialami oleh banyak pelaku UMKM di berbagai daerah. Mereka berharap pemerintah dapat menjaga stabilitas harga bahan pokok untuk meringankan beban masyarakat kecil.ZF



















