Ket foto : aktivitas peti di malam hari
Kuantan Singingi //TintaPos.Com// – Wabah PETI menggunakan mesin robin ( Setingkay ) benar benar sudah menyerbu Ibu Kota Kuansing , Sedikitnya 3 titik di sekitaran ibu kota sudah diserang Pemodal dan pelaku PETI , APH benar benar seperti lemah tak berdaya.
Arena Pacu Jalur yang seharusnya kita jaga untuk kelestarian dan budaya kita, Kini juga sudah di porak porandakan oleh pelaku PETI, Mulai dari tribun Start ( Depan Balai Diklat ) Hingga Tribun Finish jembatan Gantung, titik kedua ada di dusun tobek panjang desa Koto taluk tidak jauh dari Mako Polsek Kuantan Tengah, dan titik ketiga ada di belakang SMA Pintar disamping asrama Polisi, lokasi ini sudah pernah memakan korban jiwa.
Menurut informasi yang diterima media, Aktivitas di arena Pacu Jalur ini berlansung dari malam Hari hingga subuh, itu ada 2 Kapal mesin besar dan belasan setingkay, sedangkan di Dusun tobek panjang dan SMA pintar itu berlansung dari pagi hingga sore menggunakan setingkay.
Kami minta kepada Kapolres Kuantan Singingi untuk memerintahkan jajarannya agar turun dan menindak, jangan karena setoran 100 sd 200 / malam arena Pacu jalur itu hancur, kami tidak ingin arena pacu yang seharusnya kita jaga bersama untuk warisan budaya malah di hancurkan untuk keuntungan segelintir orang.






















