Nusa Tenggara Barat //TintaPos.Com// – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, Presiden Jaringan Aktivis Nusa Tenggara Barat (JA-NTB) dari Lembaga Studi Kasus Hukum Pidana (LSKHP) mendesak Kapolda NTB untuk memastikan stabilitas keamanan di seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat tetap terjaga.
Desakan ini disampaikan menyusul meningkatnya potensi gangguan keamanan yang kerap terjadi menjelang Lebaran, mulai dari perkelahian, bentrokan antar kelompok, hingga konflik sosial yang berpotensi meluas jika tidak ditangani secara cepat dan terukur.
“Kapolda NTB harus hadir dengan langkah konkret, tidak sekadar imbauan. Stabilitas keamanan menjelang Idul Fitri adalah harga mati,” tegasnya dalam keterangan tertulis, Kamis (19/3/2026).
HAMDIN secara khusus menyoroti wilayah Kota dan Kabupaten Bima sebagai daerah dengan tingkat kerawanan yang relatif tinggi. Dinamika sosial di wilayah tersebut dinilai memerlukan perhatian serius dan penanganan yang lebih intensif dari aparat kepolisian.
Menurutnya, pola penanganan konvensional tidak lagi cukup. Diperlukan strategi pengamanan yang lebih progresif, termasuk peningkatan patroli terpadu, deteksi dini berbasis intelijen, serta pendekatan persuasif yang melibatkan tokoh masyarakat dan pemuda setempat.
“Bima tidak boleh dibiarkan menjadi titik rawan setiap tahun. Kapolda NTB harus mampu menstabilkan sistem koneksi keamanan secara menyeluruh, dari tingkat provinsi hingga desa,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat sipil dalam menjaga kondusivitas wilayah. Tanpa koordinasi yang kuat, potensi konflik dikhawatirkan dapat mengganggu kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah dan merayakan Idul Fitri.
HAMDIN mengingatkan bahwa rasa aman merupakan hak dasar masyarakat yang harus dijamin negara, terutama pada momentum keagamaan yang sakral seperti Idul Fitri.
“Negara tidak boleh kalah oleh potensi konflik. Aparat harus memastikan masyarakat bisa merayakan Lebaran dengan aman, damai, dan bermartabat,” katanya.
Dengan demikian, Hamdin meminta Kapolda NTB untuk segera mengambil langkah strategis dan terukur guna memastikan seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat tetap kondusif dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.






















