BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Masjid di Banyuwangi, Perluas Perlindungan untuk Pekerja Informal

- Penulis

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, //Tintapos.com// – BPJS Ketenagakerjaan terus mendorong perluasan perlindungan bagi pekerja informal melalui pendekatan berbasis komunitas keagamaan, termasuk di Banyuwangi.

Langkah ini diwujudkan melalui Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang menyasar lingkungan masjid, mulai dari imam, muazin, marbot hingga pengurus takmir.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi, Ocky Olivia, menyampaikan bahwa masjid memiliki peran strategis sebagai pusat edukasi bagi masyarakat, khususnya pekerja bukan penerima upah (BPU).

Masjid menjadi ruang yang efektif untuk mengenalkan manfaat jaminan sosial kepada pedagang kecil, pekerja lepas, hingga masyarakat sekitar,” ujarnya.

Melalui program ini, BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi para penggiat masjid.

Menurut Ocky, perlindungan tersebut penting untuk memberikan rasa aman bagi mereka yang selama ini mengabdikan diri di rumah ibadah, namun belum tersentuh jaminan sosial.

Baca Juga:  Barong Ider Bumi Kemiren Ramaikan Lebaran Hari Kedua di Banyuwangi

Fokus utama kami adalah memastikan imam, muazin, marbot, dan pengurus masjid mendapatkan perlindungan dasar dari risiko kerja maupun risiko meninggal dunia, katanya.

Ia menambahkan, pendekatan berbasis masjid juga menjadi langkah preventif untuk menekan potensi munculnya kemiskinan baru akibat risiko yang tidak terduga.

Di Banyuwangi, program ini telah mulai direalisasikan melalui penyerahan kartu kepesertaan secara simbolis kepada para penggiat masjid.

Selain itu, masyarakat juga didorong untuk turut berpartisipasi membantu iuran bagi pekerja rentan melalui fasilitas yang disediakan di area masjid.

Dengan iuran yang relatif terjangkau, BPJS Ketenagakerjaan berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya jaminan sosial terus meningkat.

Harapannya, perlindungan jaminan sosial tidak lagi dianggap sebagai pilihan, tetapi menjadi kebutuhan dasar bagi semua pekerja, termasuk mereka yang bergerak di sektor keagamaan,” pungkas Ocky. (Tim)

Berita Terkait

Polsek Kuantan Tengah Dukung Ketahanan Pangan melalui Penanaman Jagung di Muaro Sentajo
Cegah Karhutla, Tim Gabungan Polres Banyuasin Gelar Patroli dan Edukasi Masyarakat di Banyuasin I
Polsek Kuantan Tengah Tindak Lanjuti Informasi PETI, Tiga Rakit Ditemukan Tak Beroperasi
Tim Raga Polres Kuansing Intensifkan Patroli Malam Jaga Kamtibmas
MUKLISIN APRESIASI PENGABDIAN HERRY HERYAWAN: KEBAIKANNYA MEMBEKAS DI KUANSING
Polsek Kuantan Mudik Cek Tanaman Jagung di Pebaun Hulu, Dukung Swasembada Pangan
Kuansing Bersholawat, Doa dan Sholawat Menggema Sambut HUT ke-27 Kuansing
Panglima Besar Hulubalang LAMR Hadiri Pelepasan Komjen Herry Heryawan, Apresiasi Pelestarian Budaya Melayu dan Green Policing
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:30

BAPEKA-NTB LANGKAH GANDA: AJUKAN EKSEKUSI KE KEJAKSAAN TINGGI YOGYAKARTA DAN LAPORKAN KELALAIAN TUGAS KE MAHKAMAH AGUNG TERKAIT ASET NEGARA DI KOTA BIMA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:34

SDN 2 TOLOWATA KABUPATEN BIMA — BAPEKA NTB SERAHKAN PERNYATAAN TERTULIS KE KEJAKSAAN NEGERI BIMA LANDASAN ATURAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN UNDANG-UNDANG  

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:42

UCAPAN HARI KESAKTIAN PANCASILA DARI KETUA DIVISI 3 GNP TIPIKOR NTB: TEGUH BERPEGGANG BERSATU BERJUANG

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:26

BPJS Keluarkan Rp100 Triliun Lebih untuk Penanganan Penyakit Jantung Sepanjang 2015–2025

Selasa, 29 September 2026 - 03:03

PELANGGARAN DI TK NEGERI SIMPASAI LAMBU: KEPALA SEKOLAH TIDAK MEMENUHI SYARAT, ASET DIALIHKAN TANPA PROSEDUR SAH DAN PROYEK RP 1,3 MILIAR TIDAK SESUAI SPESIFIKASI

Kamis, 10 September 2026 - 05:00

 DI TENGAH SOROTAN KASUS JENK FITRI DAN WALDAN: SIAPA SEBENARNYA HJ. MAHDALENA? SOSOK TELADAN PEREMPUAN DAERAH YANG BERHASIL TEMBUS KE SENAYAN

Rabu, 9 September 2026 - 13:42

PEREDARAN NARKOBA SEMAKIN MARAK DI NTB: PUKAD NTB MINTA KAPOLRI PAGIL DAN PERIKSA POLDA NTB.

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Berita Terbaru