Dugaan Ketidaktransparanan dalam Proses Rekrutmen dan Pemberhentian Massal Karyawan di SPBU 13.284.626

- Penulis

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kampar, Riau //TintaPos.Com// – SPBU 13.284.626 Lipat Kain Selatan di Kabupaten Kampar, Riau, tengah menjadi sorotan publik akibat dugaan ketidaktransparanan dalam proses rekrutmen karyawan dan pemberhentian sepihak yang dianggap tidak adil.

Proses rekrutmen yang dipertanyakan diawali dengan pesan WhatsApp dari nomor +62 813-7820-xxxx yang diterima oleh salah satu pelamar, yang menginformasikan bahwa mereka telah lolos seleksi dan akan mengikuti wawancara di kediaman pribadi pada 14 Juli 2025.

Masyarakat setempat mempertanyakan transparansi dan profesionalisme dalam proses rekrutmen di SPBU tersebut. Belum ada pernyataan resmi dari pihak SPBU atau perusahaan terkait tuduhan ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, sebuah insiden pemberhentian sepihak terjadi di SPBU, di mana karyawan dipaksa menandatangani surat pengunduran diri. Sumber terpercaya menyebutkan bahwa manajemen lama masih dalam proses pemeriksaan oleh penyidik di Polres terkait kasus ini.

Baca Juga:  Alhamdulillah, Aktivitas PETI di Sungai kuantan Pulau Bayur Beraktivitas dengan Normal untuk Merusak Lingkungan

Warga setempat juga melontarkan kritik terkait penunjukan manajer baru yang diduga memiliki rekam jejak tidak baik di masa lalu. Mereka mempertanyakan keputusan perusahaan yang tampaknya tidak mempertimbangkan rekam jejak manajer lama yang pernah terlibat dalam kasus yang diungkap Polda Riau.

Komentar warga ini mencerminkan keresahan masyarakat terhadap transparansi dan integritas dalam pengelolaan SPBU. Publik berharap agar perusahaan lebih transparan dan profesional dalam mengelola SPBU serta membuat keputusan yang berdampak pada kepercayaan publik.

Berita Terkait

Ketua LSM KPK RI Angkat Bicara Terkait Honor Perangkat Desa Yang tak Kunjung di Salurkan selama 7 Bulann
Aneh…!!! Istri Perangkat Desa dan BPD Desa di Kuansing Terima BLT Kesra, PJ Kades Bilang Gak Tau
Efendi,SM Juru Bicara Fraksi Nasdem – PKS sampaikan Pandangan Fraksi Pada Sidang Paripurna pandangan Umum Fraksi Terhadap Ranperda APBD Kuansing 2026
Seperti Menghindari Waktu Kerja Pemurnian Emas Ilegal di Koto baru, kapolsek Singingi Hilir Lakukan Razia Pagi Hari
Kafe Remang – Remang Di belakang Komplek Perkantoran Pemda Kuansing Tetap Buka, Walau Ditindak Satpol PP!! Ada Apa??
Kecamatan Singingi Kabupaten Kuansing, Menjadi Surga Tersembunyi Bagi Pelaku Tambang Emas Ilegal. Ini Ulasannya!!
Kapolsek Singingi Hilir Bungkam saat Dikonfirmasi Adanya Aktivitas Ilegal di Wilkumnya
Warga Desak Bupati Kuansing Suhardiman Amby Evaluasi Kinerja Kasatpol PP, Aktivitas Kafe Remang-Remang Masih Buka Seperti Biasa
Berita ini 191 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 05:41

Ketua LSM KPK RI Angkat Bicara Terkait Honor Perangkat Desa Yang tak Kunjung di Salurkan selama 7 Bulann

Jumat, 28 November 2025 - 15:37

Aneh…!!! Istri Perangkat Desa dan BPD Desa di Kuansing Terima BLT Kesra, PJ Kades Bilang Gak Tau

Rabu, 26 November 2025 - 13:04

Efendi,SM Juru Bicara Fraksi Nasdem – PKS sampaikan Pandangan Fraksi Pada Sidang Paripurna pandangan Umum Fraksi Terhadap Ranperda APBD Kuansing 2026

Rabu, 26 November 2025 - 03:14

Seperti Menghindari Waktu Kerja Pemurnian Emas Ilegal di Koto baru, kapolsek Singingi Hilir Lakukan Razia Pagi Hari

Rabu, 26 November 2025 - 01:27

Kafe Remang – Remang Di belakang Komplek Perkantoran Pemda Kuansing Tetap Buka, Walau Ditindak Satpol PP!! Ada Apa??

Senin, 24 November 2025 - 03:54

Kapolsek Singingi Hilir Bungkam saat Dikonfirmasi Adanya Aktivitas Ilegal di Wilkumnya

Sabtu, 22 November 2025 - 05:45

Warga Desak Bupati Kuansing Suhardiman Amby Evaluasi Kinerja Kasatpol PP, Aktivitas Kafe Remang-Remang Masih Buka Seperti Biasa

Senin, 17 November 2025 - 10:28

Dibelakang Toko Mas Garuda Desa Koto Baru, diduga Dijadikan Tempat Pemurnian Emas Ilegal, APH Kenapa Diam???

Berita Terbaru