Akibat Tak Mampu Beli Token Listrik,Kantor Desa Di Jember Pelayanan Lumpuh Total

- Penulis

Minggu, 1 Maret 2026 - 12:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jember //TintaPos.Com// – Berikut sederet fakta terkait insiden yang dilatar belakangi oleh kendala finansial akibat belum cairnya dana desa 2026.Salah Satunya Pelayanan publik di Desa Patemon, Kecamatan Pakusari, Jember viral di media sosial. Bukan karena prestasi, tetapi karena peristiwa terhentinya operasional kantor gegara listrik mati total tak ada dana untuk membeli token listrik Rp 200 ribu.

Fakta-fakta lainnya pelayanan Kantor Desa yang Lumpuh gegara Tak Bisa Beli Token Listrik adalah :

1. Pelayanan Lumpuh Total Sejak Pagi
Peristiwa ini mulai viral setelah video kondisi kantor desa yang gelap beredar di media sosial. Sejak Rabu (18/2) pukul 08.00 WIB, seluruh aktivitas pelayanan administrasi kependudukan di Kantor Desa Patemon terhenti total. Komputer dan mesin cetak tidak bisa dioperasikan.

2. Tak Mampu Bayar Token Rp 200 Ribu
Penyebab utama lumpuhnya pelayanan ini adalah habisnya saldo token listrik kantor desa. Ironisnya, pihak desa tidak mampu membeli token mingguan yang nilainya tergolong kecil untuk skala instansi pemerintah.

“Kebutuhan token listrik di kantor mencapai Rp 200 ribu per minggu. Nilai tersebut digunakan untuk menyokong operasional komputer, dua unit AC, hingga sistem pelayanan digital,” urai Sekretaris Desa Patemon, Djoni Chairiyanto.

3. Imbas Dana Desa (ADD) 2026 Belum Cair
Akar masalah dari insiden ini adalah belum turunnya Alokasi Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2026. Hal ini membuat kas operasional desa kosong melompong hingga tidak mampu menutupi biaya rutin harian.

Baca Juga:  MBG dan KMP Bisa Jadi Proteksi Dampak Perang Iran Vs Israel - AS

4. Perangkat Desa Belum Gajian 2 Bulan
Krisis keuangan ini ternyata tidak hanya memutus aliran listrik, tetapi juga mencekik kesejahteraan para pamong desa. Diketahui, seluruh perangkat Desa Patemon belum menerima gaji sejak awal tahun.

5. Warga Kecewa dan Terpaksa Pulang
Akibat matinya fasilitas kantor, puluhan warga yang hendak mengurus dokumen penting seperti Kartu Keluarga (KK) dan KTP terpaksa gigit jari. Salah satu warga, Indra (43), mengaku kaget saat mengetahui alasan sebenarnya.

“Saya mau cetak KK, tapi tadi disampaikan Pak Sekdes kalau listriknya padam karena tidak ada tokennya. Kita semua akhirnya harus pulang,” kata Indra yang sudah mengantre sejak pagi bersama warga lainnya.

6. Mekanisme “Dana Talangan” Macet
Biasanya, untuk mengantisipasi keterlambatan anggaran, pihak desa menggunakan dana pribadi pejabat desa sebagai talangan darurat. Namun, untuk kasus kali ini, mekanisme tersebut entah mengapa tidak berjalan.

“Kami mohon maaf, anggaran belum turun. Bahkan perangkat desa juga belum menerima gaji sejak Januari sampai Februari ini,” ungkap Djoni.

“Biasanya kalau hampir habis langsung dibayarkan dulu (ditalangi). Tidak pernah terjadi seperti ini sebelumnya,” tambah Djoni.sementara dari kepala desa, masih belum ada konfirmasinya.(redjatim)

Berita Terkait

MUKLISIN APRESIASI PENGABDIAN HERRY HERYAWAN: KEBAIKANNYA MEMBEKAS DI KUANSING
Polsek Kuantan Mudik Cek Tanaman Jagung di Pebaun Hulu, Dukung Swasembada Pangan
Kuansing Bersholawat, Doa dan Sholawat Menggema Sambut HUT ke-27 Kuansing
Panglima Besar Hulubalang LAMR Hadiri Pelepasan Komjen Herry Heryawan, Apresiasi Pelestarian Budaya Melayu dan Green Policing
Polsek Cerenti Tindak Lanjuti Laporan Layanan Kepolisian 110 Terkait Aktivitas PETI di Sungai Kuantan
Polres Kuansing Tertibkan 67 Rakit PETI dan 5 Asbuk di 22 TKP Dalam Sepekan
Nurul Angely Juara Bintang Radio Kuansing 2026, Pemkab Apresiasi PAPPRI dan Kominfoss
Warga Kambuhapang Pertanyakan Status Tanah Kampung dan Sawah yang Diklaim Dinas Peternakan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 07:27

MUKLISIN APRESIASI PENGABDIAN HERRY HERYAWAN: KEBAIKANNYA MEMBEKAS DI KUANSING

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:27

Polsek Kuantan Mudik Cek Tanaman Jagung di Pebaun Hulu, Dukung Swasembada Pangan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 05:34

Kuansing Bersholawat, Doa dan Sholawat Menggema Sambut HUT ke-27 Kuansing

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 03:52

Polsek Cerenti Tindak Lanjuti Laporan Layanan Kepolisian 110 Terkait Aktivitas PETI di Sungai Kuantan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 03:41

Polres Kuansing Tertibkan 67 Rakit PETI dan 5 Asbuk di 22 TKP Dalam Sepekan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 03:18

Nurul Angely Juara Bintang Radio Kuansing 2026, Pemkab Apresiasi PAPPRI dan Kominfoss

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 03:12

Warga Kambuhapang Pertanyakan Status Tanah Kampung dan Sawah yang Diklaim Dinas Peternakan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 02:52

Wakil Ketua Yayasan hadiri Santri Saat Subuh, Perkuat Pembinaan Ibadah dan Akademik di PMT Hamka Padang

Berita Terbaru