RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Ikatan Mahasiswa Tigo Lurah Audiensi Bersama Bupati Solok, Soroti Ketimpangan Pendidikan di Daerah Terpencil

- Penulis

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Solok //TintaPos.Com// — Ikatan Mahasiswa Tigo Lurah (IKMTL) Kabupaten Solok melakukan audiensi bersama Bupati Solok serta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Solok dalam rangka menyuarakan aspirasi masyarakat terkait kemajuan pendidikan di Kecamatan Tigo Lurah, Selasa (5/5/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bentuk kepedulian dan komitmen mahasiswa terhadap kondisi pendidikan di daerah pelosok yang hingga hari ini dinilai masih jauh dari kata layak. Kecamatan Tigo Lurah yang berada di wilayah ujung Kabupaten Solok masih menghadapi berbagai persoalan pendidikan, mulai dari minimnya fasilitas sekolah, keterbatasan infrastruktur, hingga kurangnya perhatian pemerintah terhadap kebutuhan pendidikan masyarakat setempat.

Pendidikan sejatinya merupakan tulang punggung bangsa dalam mencetak generasi emas penerus negeri. Oleh sebab itu, masyarakat Tigo Lurah berharap adanya perhatian yang serius dan berkelanjutan dari pemerintah daerah agar anak-anak di pelosok juga mendapatkan hak pendidikan yang sama seperti daerah lainnya di Kabupaten Solok.

Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Tigo Lurah, Fandy, menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mengawal keberlangsungan pendidikan di kampung halaman mereka. Dalam audiensi tersebut hadir enam orang perwakilan pengurus IKMTL dari berbagai nagari di Kecamatan Tigo Lurah yang membawa langsung aspirasi masyarakat kepada pemerintah daerah.

“Mahasiswa tidak boleh tinggal diam melihat kondisi pendidikan di daerah sendiri. Kehadiran kami hari ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan anak-anak Tigo Lurah. Kami berharap pemerintah benar-benar memperhatikan kondisi pendidikan di kecamatan kami,” ujar Fandy.

Ia juga menegaskan bahwa tuntutan utama dalam pertemuan tersebut adalah meminta pemerintah segera menunaikan hak masyarakat Tigo Lurah, khususnya di sektor pendidikan yang selama ini dirasakan kurang mendapat perhatian. Menurutnya, persoalan pendidikan di Tigo Lurah sudah berlangsung cukup lama dan membutuhkan langkah nyata, bukan sekadar janji.

Baca Juga:  Penurunan Tiket Wisata Papuma Jember Tak Pengaruhi Okupansi Hotel, Tamu Hanya Mampir Semalam

“Tolong tunaikan apa yang menjadi hak masyarakat Tigo Lurah, terutama di bidang pendidikan. Persoalan ini sudah terlalu lama terjadi dan masyarakat berharap ada tindakan nyata dari pemerintah daerah,” tambahnya.

Dalam audiensi tersebut, para mahasiswa juga didampingi oleh Budiman selaku putra Nagari Tanjung Balik Sumiso yang selama ini aktif memperjuangkan hak-hak masyarakat Tigo Lurah, khususnya terkait pendidikan dan pembangunan daerah terpencil.

Budiman menyampaikan bahwa pendidikan harus menjadi prioritas utama pemerintah tanpa membedakan wilayah. Ia mempertanyakan mengapa Kecamatan Tigo Lurah seolah tertinggal dibanding kecamatan lain di Kabupaten Solok, padahal masyarakat di sana juga memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

“Penting bagi pemerintah untuk benar-benar memanusiakan manusia. Jangan ada perbedaan perlakuan antara Tigo Lurah dengan kecamatan lain di Kabupaten Solok. Anak-anak di pelosok juga memiliki mimpi dan cita-cita yang harus diperjuangkan bersama,” ungkap Budiman.

Ia juga menyoroti masih banyaknya infrastruktur sekolah di Tigo Lurah yang belum memadai. Beberapa sekolah masih mengalami keterbatasan ruang belajar, fasilitas penunjang pendidikan yang minim, hingga akses jalan menuju sekolah yang sulit dilalui. Kondisi tersebut dinilai menjadi tantangan besar bagi siswa maupun tenaga pendidik dalam menjalankan proses belajar mengajar.

Melalui audiensi ini, Ikatan Mahasiswa Tigo Lurah berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki kualitas pendidikan di wilayah Tigo Lurah. Mahasiswa menegaskan bahwa mereka akan terus mengawal aspirasi masyarakat hingga adanya perubahan nyata demi masa depan pendidikan yang lebih baik di Kabupaten Solok, khususnya bagi daerah-daerah terpencil yang selama ini kurang tersentuh pembangunan.

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 139 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru