RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Kementan Bantu Sumur Bor untuk Petani Banyuwangi

- Penulis

Jumat, 8 Mei 2026 - 04:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuwangi, //Tintapos.com// Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mendapat dukungan dari Kementerian Pertanian (Kementan) untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Dukungan tersebut diwujudkan melalui bantuan sumur bor dan jaringan irigasi guna memperkuat ketahanan air bagi petani.

Salah satu bantuan sumur bor diterima Kelompok Tani Keji Beling di Desa Kaotan, Kecamatan Blimbingsari. Fasilitas tersebut mampu mengairi lahan persawahan seluas 50,63 hektar yang dikelola 63 petani.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan keberadaan sumur bor memberikan kepastian pasokan air bagi petani sepanjang tahun, terutama menghadapi musim kemarau. Menurut Ipuk, keberadaan rumah pompa dan sumur bor tidak hanya menjaga pasokan irigasi, tetapi juga meningkatkan manfaat ekonomi bagi petani.

“Adanya sumur bor ini memberikan kepastian ketersediaan air bagi petani sepanjang tahun. Sehingga dapat mendorong produktivitas pertanian sekaligus mengantisipasi kekeringan,” ujar Ipuk saat meresmikan rumah pompa di areal persawahan Poktan Keji Beling,
Kamis, 7 Mei 2026.

Dengan pasokan air yang stabil, petani dapat meningkatkan intensitas tanam hingga mengurangi risiko gagal panen. Selain itu, distribusi air menjadi lebih tertata sehingga petani tidak lagi harus bergantian memperoleh pasokan air seperti sebelumnya.
Ketua Kelompok Tani Keji Beling, Isa Ansori, mengaku bantuan sumur bor sangat membantu petani dalam menjaga ketersediaan air. Keberadaan sumur bor juga membuka peluang usaha baru bagi kelompok tani, seperti budidaya ikan hingga wahana kolam renang anak yang dikelola bersama.

Baca Juga:  Solusikan Balap Liar, Bupati Jember Seriusi Pembangunan Sirkuit dikawasan Watu Ulo

Sebelum ada sumur bor, petani harus bergantian mendapatkan air. Sekarang lebih mudah dan masa tanam bisa bertambah dari dua kali menjadi tiga kali setahun,” ujar Isa.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Optimasi Lahan (Oplah) Kementerian Pertanian yang bertujuan meningkatkan indeks pertanaman dan produktivitas melalui penataan pengairan dan lahan.
Pada 2025, program optimasi lahan di Banyuwangi mencakup area seluas 1.008 hektar di Kecamatan Rogojampi, Blimbingsari, dan Srono. Program itu meliputi pembangunan 29 unit sumur bor, tiga jaringan irigasi tersier sepanjang total 300 meter, serta bantuan benih untuk 1.001 hektar sawah

(Tim)

Berita Terkait

Kejati Sumbar Tingkatkan Kasus Dugaan Korupsi Dana KUR Bank Nagari Talawi ke Tahap Penyidikan
Daerah Istimewa Minangkabau: Gagasan Penguatan Adat, Budaya, dan Pembangunan Daerah
Gerakan Anti Narkotika Indonesia: GANISA Hadiri Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional Bersama BNN RI di Lido Bogor
Sejumlah Perusahaan di Kuansing Menyatakan Komitmen Dukung Pelaksanaan Festival Pacu Jalur 2026
Wujudkan Pelayanan Presisi, Astamaops Kapolri Komjen Pol M Fadli Imran Tinjauan Polda Sulut
Kajati Sumbar Terima Kunjungan Silaturahmi Rektor UNP, Perkuat Sinergi Hukum dan Pendidikan
Tim UAR Jakarta Utara Santuni Pengungsi UNHCR Jakarta, Wujud Kepedulian Sesama
KETUA UMUM GANISA: Mengajak Seluruh Masyarakat Indonesia Peduli Generasi Penerus Bangsa Bersama kita Wujudkan Indonesia Emas
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:51

NASIB IRONIS IBU YULIANTI: KORBAN PERSELINGKUHAN MALAH DILAPORKAN DAN DIMINTA UANG RUGI RP25 JUTA

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:46

SKANDAL MAFIA IJAZAH PADANG : DIANCAM 5 TAHUN PENJARA OLEH UU SISDIKNAS, KETUA PKBM FARILLA ILMI HANYA DIVONIS 5 BULAN! DI MANA KEADILAN

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:52

Tak Ada Tanggapan, Aliansi Pemuda Lakukan Penyegelan SDN 4 Sape; Ahli Waris: Tanah Wasiat Belum Dapat Penggantian Layak

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:31

Saat Audensi,Dinas Dikpora Bima Dituduh Hindari Tanggung Jawab: Berlindung di Balik Aturan yang Belum Sah untuk Program Revitalisasi Sekolah

Senin, 20 Juli 2026 - 23:02

Sengketa Bantuan Pendidikan SMPN 8 Lambu TA 2026: Dinas Dikbudpora Bima Tegaskan Prosedur, BAPEKA-NTB Sorot Potensi Penyimpangan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:57

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:43

LPPK-NTB AKSI DI BRI CABANG BIMA: TOLAK PRAKTIK ASURANSI YANG TAK BERDASAR HUKUM DAN MERUGIKAN MASYARAKAT ,HANYA MENGUNTUNGKAN BANK

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:00

Ditpolairud Polda Sulut Patroli Intensif Sambut Delegasi Uni Eropa

Berita Terbaru