Jelang Lebaran, Pegawai KAI Banyuwangi Jalani Tes Narkoba BNN

- Penulis

Selasa, 3 Maret 2026 - 08:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI //Tintapos.com// – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember menggelar tes narkoba secara mendadak terhadap 34 pegawai operasional di wilayah Ketapang, Banyuwangi pada Selasa (3/3/2026). Pemeriksaan yang berlangsung di Stasiun Ketapang itu bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Banyuwangi.

Tes tersebut dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya untuk mengetahui kondisi riil para petugas di lapangan. Pegawai yang menjalani pemeriksaan merupakan petugas yang terlibat langsung dalam operasional perjalanan kereta api. Mereka berasal dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Depo Kereta, Depo Lokomotif, Resort Sintelis (Sinyal, Telekomunikasi, dan Listrik), serta Stasiun Ketapang.

Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan bahwa pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan kerja, khususnya bagi petugas yang berhubungan langsung dengan keselamatan perjalanan kereta api.

Baca Juga:  Alarm Krisis Iklim: Perspektif Feminis atas Pembangunan, Transisi Energi, dan Masa Depan Ruang Hidup di NTT

“Keselamatan perjalanan kereta api sangat bergantung pada kesiapan dan kondisi petugas di lapangan. Karena itu, kami memastikan seluruh pekerja dalam kondisi fit dan bebas dari narkoba,” kata Cahyo dalam keterangan tertulis, Selasa. Apalagi, jelang memasuki arus mudik dan balik Lebaran 2026. Cahyo menjelaskan, apabila ditemukan hasil positif, perusahaan akan melakukan pendalaman lebih lanjut untuk memastikan penyebabnya, termasuk kemungkinan penggunaan obat medis tertentu. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh pegawai yang menjalani tes dinyatakan negatif narkoba. KAI Daop 9 Jember menyatakan bahwa tes serupa akan dilakukan secara berkala di berbagai wilayah kerja sebagai langkah preventif sekaligus mendukung upaya pemberantasan narkoba di sektor transportasi publik.
(Tim/Tintapos).

Berita Terkait

Polsek Cerenti Tindak Lanjuti Laporan Layanan Kepolisian 110 Terkait Aktivitas PETI di Sungai Kuantan
Polres Kuansing Tertibkan 67 Rakit PETI dan 5 Asbuk di 22 TKP Dalam Sepekan
Nurul Angely Juara Bintang Radio Kuansing 2026, Pemkab Apresiasi PAPPRI dan Kominfoss
Warga Kambuhapang Pertanyakan Status Tanah Kampung dan Sawah yang Diklaim Dinas Peternakan
Wakil Ketua Yayasan hadiri Santri Saat Subuh, Perkuat Pembinaan Ibadah dan Akademik di PMT Hamka Padang
Acara Kenal Pamit Polda Sumsel Jadi Momentum Penguatan Integritas dan Pengabdian Bersama Masyarakat
Kapolda Sumsel Instruksikan Pejabat Baru Langsung Bekerja Kawal Agenda Nasional dan Kamtibmas
PMT Prof. Dr. Hamka Padang Perkuat Nilai Kepedulian, Zulkifli Aziz Jenguk Wakil Asrama Putri yang Sakit
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:11

MENUAI PROTES, PENERAPAN PARKIR DIGITAL RSUD KOTA BIMA DIDUGA CACAT PROSEDUR DAN TAK TERENCANA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:49

 BANGUN RUMAH BANGUN HARAPAN — BAZNAS NTB BERSAMA BAZNAS KOTA BIMA BINA CALON PENERIMA RUMAH LAYAK HUNI

Rabu, 7 Oktober 2026 - 03:35

SIARAN PERS  BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:37

MEDAN BATU LEBIH BERAT, UPAH CUMA Rp15 RIBU PER METER — SAMA AJA HISAB KERINGAT RAKYAT, BAPEKA-NTB SOROT KETIMPANGAN PROYEK SPAM RITE

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:57

KETUA KOMISI I DPRD KOTA BIMA HADIRI HUT KE-81 TNI: PERKUAT SINERGI, JAGA KEDAULATAN DAN KETENANGAN DAERAH

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:49

Hadiri Parade HUT ke-81 TNI, Kapolda Sumsel Tekankan Soliditas TNI-Polri

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:23

REAKSI KERAS KORWIL KSBSI NTB / KETUA DPC FSBSI BIMA ATAS PUTUSAN MA LALU: SOMASI PONPES IMAM SAFI’I KOTA BIMA DAN SERET OKNUM PNS PELANGGARAN BERAT KE BKN, KEMENDAGRI, DAN POLDA NTB

Jumat, 2 Oktober 2026 - 04:32

Ketua Umum DPP GMR Soroti Gangguan Jaringan Dukcapil Kabupaten Bima, Sudah Tiga Hari Masyarakat Menanti Kepastian Pelayanan

Berita Terbaru